Sabtu, Desember 5, 2020
Beranda Budaya Gamelan Karawitan, Sarana Menjaga Hubungan Bilateral

Gamelan Karawitan, Sarana Menjaga Hubungan Bilateral

YOGYAKARTA – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri Puncak Festival Budaya Karawitan Internasional di Bangsal Pagelaran, Keraton Yogyakarta, baru-baru ini,

Festival tersebut sejatinya diadakan secara luring setiap bulan Juli. Terkait situasi, maka pelaksanaannya tertunda dan digelar pada Oktober dengan konsep yang berbeda. Turut hadir mendampingi Ngarsa Dalem, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan.

Festival karawitan ini sendiri diikuti 108 kelompok yang memperebutkan Piala Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam X. Piala Sri Sultan Hamengku Buwono X diperuntukkan untuk kategori umum yakni nasional dan internasional. Sedangkan piala KGPAA Paku Alam X diperuntuukan untuk kategori pelajar dan anak skala nasional.

Pada sambutannya, Sri Sultan mengatakan, jika salah satu cara untuk menjaga hubungan bilateral adalah dengan mengirimkan seperangkat gamelan karawitan ke berbagai negara.

“Jadi kita tiap tahun pasti mengirim tidak kurang delapan perangkat gamelan, baik untuk kedutaan maupun organisasi seperti di Amerika, Eropa, Jepang, Australia dan sebagainya. Cara tersebut, dilakukan karena adanya konsekuensi mendunianya gamelan karawitan,’ jelas Sultan.

BACA JUGA:  Pemkot Yogyakarta Ajukan Penambahan 200 Tenaga Kesehatan

Adapun gamelan karawitan sendiri banyak dikirimkan ke wilayah Eropa Barat, seperti Inggris, Irlandia, dan lainnya.

“Jadi pendekatan politik kebudayaan penting, tidak sekadar kita bicara poltiik take and give. Tapi bicara kebudayaan tidak ada take and give (mengambil dan memberi)  tapi apa yang ada diterima. Dengan demikian kami mencoba berbuat sesuatu, kerjasama dengan kementerian luar negeri dan kedutaan di luar,” tutur Sultan.

Sultan berharap kemanapun dan dimanapun sesorang berada, kerawitan menjadi sesuau hal yang penting. “Harapan saya kemanapun kita berada, karawitan jadi sesuatu aktivitas yang penting. Kita bisa membangun dan kita melstarikannya, inisiatif diselenggarakannya festival disini semoga tidak berhenti,” imbuhnya.

Oleh karenanya, Sultan mengapresiasi festival karawitan yang tetap dapat dilaksanakan meski pandemi belum hilang dari muka bumi. “Festival yang diinisiasi Mabes TNI ini diharapkan dapat menjadi upaya untuk terus menghidupkan budaya tersebut di masa pandemi,” tutupnya. (hms/yos)

Berita Populer

Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

SEMARANG - Belum lama ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka dapat dilakukan pada Januari 2021. Berbagai persiapan...

Pastikan Personil Pengaman Pilkada Sehat

SEMARANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) melakukan rapid test dan swab test terhadap personel pengamanan pilkada. Hal itu guna memastikan anggota yang...

Komplotan Pengedar Uang Palsu Dibekuk Polisi

SEMARANG - Empat orang komplotan pencetak dan pengedar uang palsu di Kota Semarang dibekuk Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Modus komplotan ini yakni dengan...

Fokus Program Kerja Prioritas

SEMARANG – Calon Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan akan membuat prioritas program jika terpilih kembali dalam Pilwakot 9 Desember mendatang. Menurutnya, dengan kemampuan...

Soal Dobel Data Covid, Ganjar: Ini Kesempatan Kita Memperbaiki

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait perbedaan data Covid-19. Menurutnya, perbedaan data yang besar antara pusat...

Sosialisasikan Manfaat Aplikasi SP4N-LAPOR

DEMAK - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Demak membuka stand pengaduan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional- Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR),...

Sepi Pengunjung, Plaza Pragolo Beralih Daring

PATI - Penyebaran pandemi Covid-19 menyebabkan Plaza Pragolo Kabupaten Pati sepi pengunjung. Hal itu membuat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati beralih memaksimalkan penjualan...

Dua Pemuda Pindahkan Pasar ke Internet

KUDUS – Dua pemuda di Kabupaten Kudus, bernama Imron Amirullah dan Muhamad Iqbal Faza berhasil membuat inovasi di bidang perdagangan. Mereka membuat laman bernama...

Wakapolda Jateng : Pastikan Personel Pengamanan Pilkada Sehat

SEMARANG - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji, mengingatkan kembali kepada personel yang terlibat dalam pengamanan Pemilihan Kepala Daerah...

Urban Farming Makin Menjadi Tren di Musim Pandemi COVID-19

SEMARANG - Masyarakat pada masa pandemi COVID-19 punya banyak waktu di rumah untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk urban farming (pertanian perkotaan). Namun, kata Agung Setia...