Sabtu, Desember 5, 2020
Beranda D.I. Yogyakarta Kembangkan Delapan Kawasan Agri Bisnis

Kembangkan Delapan Kawasan Agri Bisnis

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan delapan kawasan agri bisnis pertanian dalam rangka meningkatkan nilai tukar petani dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo, Aris Nugraha mengatakan, delapan kawasan agri bisnis pertanian. Yakni kawasan pesisir sebagai sentra tanaman cabai dan tanaman hortikultura (sayuran, melon, dan semangka). Bulak Srikayangan (Desa/Kalurahan Srikayangan, Demangrejo, Sukoreno, dan Tuksono) sebagai sentra bawang merah.

Lalu, kawasan Tawangsari sebagai sentra tanaman kelengkeng, sentra kopi, sentra kakao, sentra kebun teh yang ada di kawasan Bukit Menoreh (Kecamatan/Kapanewon Kalibawang, Girimulyo, dan Samigaluh), dan kawasan sentra durian ada di Kapenewon Kalibawang.

Kemudian, sentra peternakan kambing peranakan etawa ada di Girimulyo dan Samigaluh, di sana bisa dikembangkan sebagai agro edu wisata peternakan. “Saat ini, delapan sentra tersebut mampu membangkitkan pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat dan meningkatkan nilai tukar petani,” kata Aris, di Kulon Progo, kemarin.

Ia mengatakan, pengembangan kawasan agri bisnis yang sedang dilaksanakan oleh Dinas Pertinian dan Pangan di Kulon Progo meliputi tanaman hortikultura, perkebunan, peternakan dan tanaman pangan. Kawasan tersebut merupakan sentra produksi produk pertanian yang disesuaikan dengan potensi lokal.

BACA JUGA:  Gunungkidul Masih Menggunakan Metode Belajar Daring

Pengembangan kawasan harus memenuhi tiga unsur, yakni produktivitas, kontinyuitas dan kualitas terpenuhi. “Hal ini hanya tercapai bisa diwujudkan dalam bentuk kawasan,” tuturnya.

Aris mengharapkan dengan pengembangan kawasan pertanian ini, dari usaha produktif On Farm (budidaya) dan Off Farm (pasca panen) dapat dilaksanakan dalam satu kawasan, sehingga mampu mendongkrak ekonomi masyarakat.

“Hal ini bisa dilihat, sektor pertanian tidak terkena dampak pandemi Covid-19. Pertanian bisa menjadi sektor yang paling bisa beradaptasi dengan cepat, sehingga pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian selalu positif,” katanya.

Ketua DPRD Kulon Progo, Akhid Nuryati mengatakan, pada era saat ini inovasi sektor pertanian harus digalakkan. Supaya mampu menjadi daya ungkit perekonomian petani. Selain itu, perlu ada modernisasi alat pertanian supaya tidak ditinggalkan oleh generasi saat ini.

“Sektor pertanian ini masih dipandang sebelah mata, sehingga harus ada modernisasi dan inovasi sektor pertanian. Selain itu, perlu ditumbuhkan petani milenial yang mampu mengangkat pertanian menjadi sebuah lapangan pekerjaan yang menjanjikan secara ekonomi,” katanya. (ara/yos)

Berita Populer

Terkonfirmasi Covid-19, Istri Bupati Tutup Usia

DEMAK - Kabar duka datang dari Kabupaten Demak. Istri Bupati, M. Natsir yaitu Suntari meninggal dunia di Rumah Sakit Tlogorejo sekitar pukul 00.45, Senin...

Sampai Akhir Tahun, Minyak Curah Stabil Tinggi

KUDUS - Saat ini minyak curah mengalami kenaikan harga, maka dari itu masyarakat disarankan untuk menggunakan minyak kemasan. Menurut Kepala Seksi (Kasi) Fasilitasi Perdagangan...

Minta Profesionalitas Aparatur Lebih Dikedepankan

PEMALANG – Bupati Pemalang, Dr. H. Junaedi, SH., M.M didampingi Sekda M. Arifin dan Kepala BKD Pemalang, Sugianto, melantik dan mengambil sumpah janji 105...

Klaster Keluarga Mendominasi

SEMARANG – Kecamatan Tembalang menjadi penyumbang kasus Covid-19 tertinggi di Kota Semarang beberapa hari terakhir. Hal itu dikonfirmasi oleh Pjs. Wali Kota Semarang, Tavip...

Tunda Perilisan “The 355” hingga 2022

LINGKAR JATENG - Universal Pictures mengumumkan bahwa mereka menunda peluncuran film terbarunya yang cukup dinantikan, yaitu "The 355". Film yang semula dijadwalkan pada 15...

Bawaslu Temukan 40 Kasus Pelanggaran

SEMARANG – Sejak tahapan Pilkada Serentak 2020 dimulai pada awal 2020 sampai Rabu (2/12), Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang telah menangani 40 kasus...

Korpri Jateng Bangun 237 Rumah untuk ASN

SEMARANG - Ada yang berbeda di hari jadi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-49 kali ini. Pasalnya, Korpri Jateng siap memberikan fasilitas rumah pada...

Terasi Oven Sampai Luar Negeri Berkat Lapak Ganjar

SEMARANG - Langkah kecil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membuat Lapak Ganjar di instagramnya ternyata cukup berdampak. Banyak pelaku usaha kecil menengah (UKM) di...

Jelang Akhir Tahun, Stok Sembako Aman

KUDUS – Jelang akhir tahun, stok bahan pokok sembako di Kabupaten Kudus dikatakan aman. Kepala Seksi (Kasi) Fasilitasi Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Teddy...

Pemkot Semarang Siap Gelar Pemungutan Suara

SEMARANG - Pjs. Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto memastikan bahwa Kota Semarang siap menggelar pemungutan suara pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya telah...