Sabtu, Desember 5, 2020
Beranda Karesidenan Pekalongan Pemalang PTSL Desa Blendung Melebihi Target

PTSL Desa Blendung Melebihi Target

PEMALANG – Pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami telah melebihi target 100 persen. Target yang ditetapkan sebanyak 1500 sertifikat dan tercapai 1576 sertifikat.

Kepala ATR/BPN Kabupaten Pemalang diwakili Kasi Pengadaan Tanah, Makmuri menjelaskan, program PTSL di Desa Blendung Kecamatan Ulujami targetnya sebanyak 1500 sertifikat tanah. Namun berkat kerjasama antara Pemkab Pemalang, kantor BPN dan pemerintah desa dapat tercapai 1576 sertifikat tanah.

Namun mengingat masih banyak tanah yang belum bersertifikat maka program nasional dibidang tanah tersebut akan tetap dilanjutkan di Desa Blendung pada tahun depan. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga mengapresiasi Pemkab Pemalang yang telah membantu masyarakat dalam pelaksanaan program PTSL ini sebesar 150 ribu per sertifikat.

“Ini patut mendapat apresiasi karena di Indonesia tidak lebih dari 5 Pemda yang ikut mendukung membantu program ini,” ujarnya.

Sedangkan terkait melebihi target yang mencapai 100 persen dalam program PTSL tersebut, pihaknya menyatakan akan terus melanjutkan program PTSL di Desa Blendung hingga tahun depan. Mengingat di Desa Blendung masih banyak tanah yang belum disertifikat.

“Jadi di Desa Blendung akan tetap dilanjutkan di tahun 2021,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Pemalang, Junaedi yang diwakili Plt Asisten I bidang Pemerintahan Sekda Pemalang, Tutuko Raharjo saat membacakan sambutan Bupati Pemalang mengatakan kasus sengketa lahan dan sengketa tanah seringkali terjadi. Hal ini dikarenakan banyak tanah atau lahan yang tidak didaftarkan pada Badan Pertanahan setempat. Dengan kata lain, tanah atau lahan warga masyarakat masih banyak yang belum memiliki surat atau sertifikat kepemilikan yang sah.

BACA JUGA:  Komisi IV DPR RI Lakukan Pengecekan Padi Jenis Baru di Pemalang

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah pada akhimya membuat Sertifikasi Program PTSL yang bertujuan untuk percepatan pemberian dalam kepastian hukum, dan perlindungan hukum hak atas tanah masyarakat secara pasti, cepat, lancar, aman, adil dan merata serta terbuka dan akuntable. Berbagai tahapan dan proses harus dilalui, agar sertifikasi tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

“Syukur alhamdulillah, akhirnya pada hari ini sertifikat yang diharapkan dapat diterima oleh segenap masyarakat Desa Blendung,” ujarnya.

Untuk itulah, pihaknya menyampaikan apresiasi serta penghargaan yang tinggi kepada Kepala ATR/BPN Kabupaten Pemalang. Dimana pihaknya telah ikut mengawal proses sertifikasi ini.

“Dengan telah dimilikinya sertifikat, maka status kepemilikan hak atas tanah menjadi jelas, sehingga masyarakat Desa Blendung , tidak periu khawatir lagi akan adanya sengketa tanah atas kepemilikan hak tanahnya,” pungkasnya.

Sementara Kades Blendung Riyanto mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pemalang dan BPN Kabupaten Pemalang yang telah memberikan alokasi program PTSL di Desa Blendung. Pihaknya berharap Sertifikat Program PTSL dapat memberikan manfaat hak atas tanah dan dapat meningkatkan perekonomian warga sehingga taraf hidup masyarakat  dapat meningkat. (hms/fat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Terasi Oven Sampai Luar Negeri Berkat Lapak Ganjar

SEMARANG - Langkah kecil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membuat Lapak Ganjar di instagramnya ternyata cukup berdampak. Banyak pelaku usaha kecil menengah (UKM) di...

Seluruh Petugas KPPS Jalani Rapid Test

PEMALANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) ingin memastikan kegiatan pemilihan kepala daerah bebas dari penyebaran Covid-19. Berangkat dari hal tersebut seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan...

Jateng Nomor Satu Penyerap KUR Terbesar se-Indonesia

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah dinobatkan sebagai provinsi nomor satu sebagai penyerap Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar se-Indonesia. Hal itu disampaikan oleh komisi XI...

Urban Farming Makin Menjadi Tren di Musim Pandemi COVID-19

SEMARANG - Masyarakat pada masa pandemi COVID-19 punya banyak waktu di rumah untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk urban farming (pertanian perkotaan). Namun, kata Agung Setia...

Tingkatkan Kembali Populasi Ternak Kerbau

DEMAK - Sejak ratusan tahun yang lalu, kerbau merupakan hewan ternak yang banyak dibudidayakan oleh Masyarakat Kabupaten Demak. Namun, akhir-akhir ini populasinya cendereng menurun. Faktor-faktor...

30 Personil Pengaman Pilkada Reaktif

SEMARANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) terus melakukan pengecekan kesehatan terhadap personil pengamanan pilkada. Hingga Kamis (3/12), sedikitnya 4.500 personil telah menjalani...

Anggaran Menurun, Target Porprov 2022 Tetap Tinggi

KUDUS - Meski anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus untuk tahun 2021 minim. Pihaknya tetap memasang target tinggi pada gelaran Pekan Olah...

DPRD Pemalang Bahas Pemindahan Ibukota Kecamatan Bodeh

PEMALANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang menggelar rapat paripurna jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda tentang pemindahan Ibukota Kecamatan...

Pemkab Adakan Penilaian Inovasi Stunting Desa

PEMALANG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pemalang melakukan kegiatan Penilaian Inovasi Stunting Desa tahun 2020. Kegiatan tersebut dilakukan selama empat hari, dimulai...

DKK Kudus Fokus Kegiatan Promotif dan Preventif Hadapi Covid

KUDUS - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus pada tahun 2021 akan semakin gencar melakukan kegiatan promosi dan preventif guna mencegah perkembangan Covid-19. Hal itu...