Rabu, Desember 2, 2020
Beranda Karesidenan Pekalongan Pemalang Disdikbud Pemalang Belum Merencanakan Pembelajaran Tatap Muka

Disdikbud Pemalang Belum Merencanakan Pembelajaran Tatap Muka

PEMALANG – Juni lalu telah dikeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri yang didalamnya dijelaskan bahwa pembelajaran tatap muka di sekolah diperbolehkan bagi wilayah zona hijau. Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pemalang hingga saat ini belum merencanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Mualip menjelaskan, SKB itu sudah direvisi. Kemudian dijelaskan kembali bahwa pembelajaran tatap muka di sekolah juga dibuka atau diperbolehkan bagi wilayah di zona kuning.

“Meskipun sesuai SKB, Kabupaten Pemalang menjadi salah satu dari 14 Kabupaten di Jawa tengah yang diizinkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Tapi dengan melihat transmisi penyebaran Covid-19 yang seperti ini, akhirnya kami tunda,” tuturnya.

Menurutnya, kejadian di SD 01 Kejambon menjadi salah satu koreksi. Dimana seluruh siswa kelas satu dan tiga di tes swab karena salah satu guru sekolah tersebut dinyatakan positif Covid-19.

“Walaupun tidak melakukan pembelajaran tatap muka, guru membantu siswa yang kesulitan dalam pembelajaran daring. Berhubung salah satu guru dinyatakan positif Covid-19, akhirnya seluruh siswa kelas satu dan tiga di tes swan,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Lembaga Penyiaran Diminta Fahami Regulasi Penyiaran Pilkada

Mualip melanjutkan, sampai saat ini Dindikbud Kabupaten Pemalang belum merencanakan terkait pendidikan tatap muka. Kebujakan tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap munculnya klaster baru di wilayah pendidikan.

“Kita sudah memberikan edaran tentang perpanjangan masa gawat darurat Covid-19 sampai tanggal 15 Desember. Sehingga pendidikan akan tetap dilakukan daring. Untuk selanjutnya tinggal melihat situasi dan kondisi,” pungkasnya. (cr1/fat)

Berita Populer

Jateng Dapat Alokasi 21 Juta Vaksin Covid-19

SEMARANG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menerima 21.525.000 dosis vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat....

Ubah Tembok Miliki Nilai Estetik

SEMARANG - Sebagian sekolah sudah memulai kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Namun masih ada sekolah yang belum kembali menggelar pembelajaran tatap muka. Meski...

Hentikan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

TEMANGGUNG - Pemerintah Kabupaten Temanggung menghentikan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah. Setelah wilayah tersebut dikategorikan berada di zona merah dalam peta penularan Covid-19. Kepala...

Urban Farming Makin Menjadi Tren di Musim Pandemi COVID-19

SEMARANG - Masyarakat pada masa pandemi COVID-19 punya banyak waktu di rumah untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk urban farming (pertanian perkotaan). Namun, kata Agung Setia...

Penanaman 67.000 Pohon di Kudus Libatkan Petani Lereng Gunung Muria

KUDUS - Penanaman 67.000 bibit pohon untuk melestarikan keseimbangan lingkungan di kawasan Pegunungan Muria Kudus, Jawa Tengah yang bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia...

Terkonfirmasi Covid-19, Istri Bupati Tutup Usia

DEMAK - Kabar duka datang dari Kabupaten Demak. Istri Bupati, M. Natsir yaitu Suntari meninggal dunia di Rumah Sakit Tlogorejo sekitar pukul 00.45, Senin...

Harga Sayur Tinggi, Omset Pedagang Menurun

KUDUS - Pedagang sayur di Kabupaten Kudus mengeluh akibat terjadinya penurunan pendapatan beberapa waktu belakangan ini. Hal ini terjadi akibat melonjaknya sayur mayur yang...

Pemkab Adakan Penilaian Inovasi Stunting Desa

PEMALANG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pemalang melakukan kegiatan Penilaian Inovasi Stunting Desa tahun 2020. Kegiatan tersebut dilakukan selama empat hari, dimulai...

Pemerintah Tetapkan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 Sebagai Libur Nasional

JAKARTA - Pemerintah menetapkan hari pemungutan suara Pilkada Serentak 9 Desember 2020 sebagai libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2020 tentang...

Pelanggar Terjaring Operasi Mencapai 16 Ribu Lebih

KUDUS - Jumlah pelanggar protokol kesehatan yang terjaring Operasi Yustisi di Kota Kretek mencapai 16.771 orang. Data tersebut dirilis Satpol PP 26 November 2020...