Komisi IV DPR RI Lakukan Pengecekan Padi Jenis Baru di Pemalang

  • Bagikan
Inpari IR Nutri Zinc
KUNJUNGI: Anggota DPR RI Komisi IV bersama Bupati Pemalang Junaedi saat melakukan pengecekan langsung uji coba padi Ir Nutri zinc di Desa Lenggerong Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Kamis (5/11). (AFIFUDIN/ LINGKAR JATENG)

PEMALANG  Anggota Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja di Desa Lenggerong Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Dalam kunjungannya tersebut, rombongan Anggota Komisi IV DPR RI melakukan pengecekan langsung terhadap padi jenis baru, yakni padi kaya gizi (biofortifikasi) varietas Inpari IR Nutri Zinc.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminudin bersama rombongan terjun langsung menuju sawah yang ditanami padi jenis IR Nutri zinc. Kemudian dilanjut dengan dialog dengan para kelompok petani.

“Kunjungan kerja ini merupakan tugas kami sebagai wakil rakyat. Kami tidak akan menggurui petani. Justru saya dan segenap anggota komisi IV ingin memberikan apresiasi kepada para petani yang lahannya mau digunakan sebagai tempat uji coba tanaman padi kaya nutrisi,” kata Hasan

Selain apresiasi, pihaknya juga ingin mendengarkan aspirasi langsung dari petani. Hal itu dilakukan dalam rangka menuju kesejahteraan para petani. Karena menurutnya petani saat ini adalah pejuang.

“Tanpa petani, swasembada pangan di negara ini akan banyak kekurangan. Sehingga yang akan terjadi adalah impor dari luar. Inilah yang tidak di inginkan oleh kami,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Wisata Alam Mengalami Kenaikan Pengunjung

Terkait keluhan petani terkait kelemahan padi tersebut dibandingkan dengan jenis yang lain, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Dr. Ir. Suwandi, menyampaikan, jika sudah masuk dalam persaingan yang dicari tentu kekurangan. Meskipun  jenis padi IR Nutri Zinc punya banyak keunggulan.

“Padi IR Nutri Zinc ini mempunyai beberapa keunggulan, selain umurnya lebih singkat kandungan nutrisinya juga lebih baik,” ujarnya.

Terakhir Hasan menambahkan, bahwa pihaknya sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada para petani. Karena para petani ini merupakan salah satu pahlawan bagi negara.

“Sekali lagi kami berterimakasih dan kami bangga dengan para petani di Pemalang. Selanjutnya tentu kami punya beban, setelah panen mau dikemanakan? Tentunya ini merupakan tugas dari BUMN mitra Kementan yang berkewajiban membeli agar petani bangga setelah dipanen tidak bingung akan menjual kemana,” pungkasnya. (cr1/fat)

  • Bagikan