Jaga Kesehatan, Bukan Hanya Fisik Saja

  • Bagikan
Dosen Undip, Dr. Ari Udijono, M.Kes, FIAS
PAPARAN: Dosen Undip, Dr. Ari Udijono, M.Kes, FIAS saat mengisi Webinar “Peran Penting Kesehatan Sains di Masa Pandemi Covid-19”.(GIGIH/ LINGKAR JATENG)

SEMARANG – Dosen Epidemiologi dan Penyakit Tropik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Dr. Ari Udijono, M.Kes, FIAS, mengingatkan agar selalu menjaga kesehatan, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Menurutnya, kesehatan bukan hanya sehat secara fisik belaka.

“Seseorang dikatakan sehat setidaknya mampu memenuhi empat dimensi, yaitu sehat fisik, sehat sosial, sehat mental atau jiwa, dan sehat spiritual,” katanya saat mengisi Webinar “Peran Penting Kesehatan Sains di Masa Pandemi Covid-19” yang diadakan Mahasiswa KKN angkatan 75 kelompok 75 UIN Walisongo, belum lama ini.

Ia merinci, sehat fisik yakni badan sehat bugar tiada ada permasalahan apapun, sehat sosial seseorang bisa menjalin hubungan baik dengan orang lain, sehat mental seseorang bisa memposisikan diri kapan dia senang atau sedih dan bisa menyesuaikan diri dengan kondisi di sekitar. Adapun sehat spiritual, ini kaitannya dengan kesehatan secara kompleks, dalam arti seseorang bisa menerima perbedaan atas semua yang dianugrahkan Allah.

Menurutnya, dampak yang terjadi terhadap sebagian orang karena Covid-19, menyebabkan stres pada kesehatan mental dan kesehatan fisik. Terlebih jika sebelumnya seseorang memiliki riwayat gangguan kecemasan, depresi, serangan panik, atau gangguan obsesif kompulsif.

BACA JUGA:  Dorong Pegiat Wisata Handal Marketing

“Gejala gangguan kesehatan mentalnya bisa jadi meningkat di masa pandemi, karena stres bisa menjadi sesuatu yang traumatis saat kita merasa tidak mampu mengatasinya,” katanya.

Ia juga mengatakan, di tengah wabah Covid-19, banyak muncul satu fenomena sosial yang berpotensi memperparah situasi. Yakni stigma negatif terhadap seseorang atau sekelompok orang yang mengalami gejala atau menyandang penyakit tersebut.

“Satu hal perlu dan yang selalu sampaikan kepada orang terdekat termasuk mahasiswa-mahasiswa saya mengenai stigma terhadap pandemi Covid-19,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar menghilangkan stigma negatif tersebut dan memberikan pemahaman yang benar terhadap penyakit. Selain itu, ia juga menghimbau untuk melakukan gaya hidup sehat serta taat terhadap protokol kesehatan. (hms/gih)

  • Bagikan