Kamis, Desember 3, 2020
Beranda Edukasi Pembelajaran Sejarah Pahlawan Perempuan Masih Kurang

Pembelajaran Sejarah Pahlawan Perempuan Masih Kurang

SEMARANG – Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng menilai pembelajaran sejarah, khususnya sejarah tentang perempuan pahlawan Indonesia, di sekolah khususnya tingkat SMP, masih kurang. Padahal, perempuan pahlawan cukup banyak.

“Banyak perempuan pahlawan yang memberi inspirasi terhadap munculnya para perempuan pemimpin di Indonesia,” kata Agustina saat membuka bimbingan teknis “Revitalisasi Semangat Tokoh Perempuan dalam Sejarah Perjuangan Bangsa” yang diikuti para guru SMP di Semarang, belum lama ini.

Oleh karena itu, kata dia, ia mendorong guru IPS untuk menambah pekerjaan rumah tentang pelajaran sejarah. “Dorong anak didik untuk mempelajari sejarah, tidak cukup hanya dengan membaca,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Nunuk Suryani menambahkan bias gender di kurikulum pendidikan harus diminimalkan. Menurut dia, kualitas pendidikan bukan dilihat dari tingkat akreditasi.

Kualitas pendidikan, lanjut dia, harus dilihat dari bagaimana lulusan memperoleh pekerjaan setelah melawati pendidikan yang dijalaninya.

Bimbingan teknis yang diikuti para guru SMP di Kota Semarang ini merupakan inisiasi Wakil Ketua Komisi X DPR bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (ara/gih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Tilik Rumah Veteran Kapten Sanjoto

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengunjungi rumah Veteran Perang, Kapten Sanjoto pasca direnovasi, Kamis (26/11). Ia mendatangi rumah kapten Sanjoto dengan bersepeda...

Soal Dobel Data Covid, Ganjar: Ini Kesempatan Kita Memperbaiki

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait perbedaan data Covid-19. Menurutnya, perbedaan data yang besar antara pusat...

Harga Sayur Tinggi, Omset Pedagang Menurun

KUDUS - Pedagang sayur di Kabupaten Kudus mengeluh akibat terjadinya penurunan pendapatan beberapa waktu belakangan ini. Hal ini terjadi akibat melonjaknya sayur mayur yang...

Ingatkan Bahaya AIDS, Mahasiswa Bagikan Bunga

PATI - Guna memperingati hari AIDS sedunia, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Pati (KMPP) UIN Walisongo Semarang, membagikan seribu...

Pelanggar Terjaring Operasi Mencapai 16 Ribu Lebih

KUDUS - Jumlah pelanggar protokol kesehatan yang terjaring Operasi Yustisi di Kota Kretek mencapai 16.771 orang. Data tersebut dirilis Satpol PP 26 November 2020...

Manfaatkan Bantuan Mesin Perahu

DEMAK - Nelayan merupakan satu profesi yang turut terdampak Covid-19. Dampak yang paling dirasakan adalah harga ikan yang turun drastis, meskipun hasil tangkapan stabil....

Pemda Salurkan Bantuan Kepada Kelompok Tani

PEMALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang melalui Dinas Pertanian (Dispertan) menyalurkan bantuan pompa air kepada 25 kelompok tani (Poktan) di Pemalang. Bertempat di kantor...

Sosialisasikan Manfaat Aplikasi SP4N-LAPOR

DEMAK - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Demak membuka stand pengaduan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional- Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR),...

Lagi, Jateng Nilai Data Satgas Covid-19 Keliru

SEMARANG – Perbedaan data Covid-19 antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali terjadi. Tepatnya, pada Minggu (29/11), Satgas Covid-19 Pusat menyebut Jawa...