Kamis, Desember 3, 2020
Beranda Karesidenan Kedu Temanggung 3 Guru Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

3 Guru Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

TEMANGGUNG – Selama bulan November, ada tiga orang guru di Kabupaten Temanggung meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Sekretaris III Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei mengatakan, dari 51 orang meninggal akibat terpapar Covid-19 di Temanggung, tiga diantaranya merupakan pendidik.

“Guru yang meninggal tersebut bukan terpapar dari klaster sekolah dan mereka berbeda tempat mengajar. Satu diantaranya terpapar Covid-19 setelah ikut pemulasaraan jenazah yang ternyata terkonfirmasi Covid-19,” kata Dwi, di Temanggung, Selasa (17/11).

Dwi menyebutkan, akumulasi kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung sebanyak 1.089 kasus, 808 orang diantaranya sembuh, terkonfirmasi positif (aktif) saat ini 230 orang, dan 51 orang meninggal.

“Dari jumlah terkonfirmasi positif 230 orang tersebut, 71 orang dirawat di rumah sakit dan 159 orang melakukan isolasi mandiri karena tanpa gejala,” kata Dwi yang juga Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung ini.

Di tempat terpisah, Bupati Temanggung M Al Khadziq menyampaikan, penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 akhir-akhir ini meningkat drastis.

Namun, Kabupaten Temanggung saat ini masih berada di zona oranye dan rumah sakit masih mampu menampung pasien Covid-19, karena kebanyakan yang terkonfirmasi positif ini tanpa gejala, sehingga melaksanakan karantina mandiri di rumah masing-masing.

BACA JUGA:  Pasar KWT, Solusi Atasi Anjloknya Harga Sayuran

“Karena kita masih zona oranye, dunia pendidikan belum diizinkan dibuka sesuai Peraturan Menkes, sehingga yang kita lakukan adalah baru simulasi-simulasi pembelajaran tatap muka dengan adaptasi kebiasaan baru,” jelasnya.

Ia menyampaikan simulasi pembelajaran tatap muka dilaksanakan di semua kecamatan dan semua tingkat pendidikan, baik PAUD/TK, SD maupun SMP. (ara/yos)

Berita Populer

Penyandang Disabilitas Butuh Kursi Roda Adaptif

SEMARANG – Pada momentum Hari Disabilitas Internasional, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Semarang menyampaikan sejumlah apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. PPDI juga...

HIV Aids Didominasi Perilaku Seks Tidak Aman

PEMALANG - Hari HIV Aids sedunia biasa diperingati setiap tanggal 1 Desember. Khusus untuk peringatan tahun ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang menyelenggarakan perkumpulan konselor...

Anggaran Menurun, Target Porprov 2022 Tetap Tinggi

KUDUS - Meski anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus untuk tahun 2021 minim. Pihaknya tetap memasang target tinggi pada gelaran Pekan Olah...

Bantu Transportasi Pelajar, BUS Sekolah Siap Dioperasikan

DEMAK – Kabar gembira bagi para pelajar di Kabupaten Demak. Pasalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Demak telah meluncurkan bus sekolah, belum lama ini. Kepala Bidang...

Terasi Oven Sampai Luar Negeri Berkat Lapak Ganjar

SEMARANG - Langkah kecil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membuat Lapak Ganjar di instagramnya ternyata cukup berdampak. Banyak pelaku usaha kecil menengah (UKM) di...

Jateng Nomor Satu Penyerap KUR Terbesar se-Indonesia

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah dinobatkan sebagai provinsi nomor satu sebagai penyerap Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar se-Indonesia. Hal itu disampaikan oleh komisi XI...

Urban Farming Makin Menjadi Tren di Musim Pandemi COVID-19

SEMARANG - Masyarakat pada masa pandemi COVID-19 punya banyak waktu di rumah untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk urban farming (pertanian perkotaan). Namun, kata Agung Setia...

Masyarakat Harus Kencang Terapkan Prokes

PEMALANG - Perkembangan pandemi Covid-19 terus meningkat di Kabupaten Pemalang. Gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang mengimbau masyarakat untuk tetap kencang menerapkan protokol kesehatan. Juru...

Lampaui Target WHO, Tes PCR Jateng Tembus 70 Ribu

SEMARANG – Upaya Jawa Tengah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan cara tracing terus dilakukan. Bahkan jumlah testing di provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo...

Komplotan Pengedar Uang Palsu Dibekuk Polisi

SEMARANG - Empat orang komplotan pencetak dan pengedar uang palsu di Kota Semarang dibekuk Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Modus komplotan ini yakni dengan...