Kamis, Desember 3, 2020
Beranda Karesidenan Semarang Kota Semarang Ganjar Tegaskan Jateng Tak Beri Izin Acara Potensi Kerumunan

Ganjar Tegaskan Jateng Tak Beri Izin Acara Potensi Kerumunan

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan aturan terkait dengan protokol kesehatan selama masa Pandemi Covid-19 di wilayahnya belum dicabut. Hal ini, menyusul pemerintah pusat yang mengimbau pemda tegas menghadapi acara berpotensi kerumunan.

Ganjar mengatakan, pihaknya masih belum mengizinkan acara yang menimbulkan kerumunan. Hanya saja, jika memang harus membuat acara yang berpotensi kerumunan maka harus mengandung izin dari kepolisian dan Satgas Covid-19 Jawa Tengah. “Agar kita bisa melakukan pendampingan dan pengecekan. Tapi yang sifatnya rame-rame tidak diizinkan,” tegas Ganjar di kantornya, Rabu (18/11).

Upaya-upaya disiplin protokol kesehatan, lanjut Ganjar, seperti operasi yustisi hingga pemberian sanksi pada pelanggar juga tetap berjalan dan belum berhenti. Menurut Ganjar, selain sebagai upaya pendisiplinan juga sekaligus edukasi pada masyarakat.

Ganjar berharap, tak hanya masyarakat namun juga para tokoh baik tokoh agama maupun tokoh masyarakat bisa menahan diri. Pihaknya pun saat ini sedang memetakan agenda-agenda besar yang berpotensi muncul acara yang menimbulkan kerumunan.

“Termasuk di tempat-tempat pariwisata kemarin dievaluasi kita sampaikan agar Dinas Pariwisata juga ngontrol. Kalau sudah berlebihan, tidak terkontrol dengan baik, tutup, bubarkan. Maka seluruh yang sekarang ingin menyelenggarakan acara dengan keramaian kita minta untuk betul-betul protokolnya disiapkan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Posko Aduan UU Cipta Kerja Sudah Terima 2 Aduan

Ganjar menjelaskan, tidak ada batas khusus berapa jumlah orang dalam penyelenggaraan suatu acara. Namun dengan syarat protokol kesehatan diterapkan dengan baik.

“Sebenernya kalau semua mau menyiapkan dengan protokol yang baik nggakpapa kok, dibatasi jumlahnya, diatur, duduknya berjarak, pakai masker, di situ ada protokolnya kan aman. Inilah yang disebut sebagai adaptasi kebiasaan baru. Tapi kalau kerumunan yang tidak terkontrol tidak teratur, itu yang sangat membahayakan,” ujarnya. (git/yos)

Berita Populer

Pemkab Adakan Penilaian Inovasi Stunting Desa

PEMALANG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pemalang melakukan kegiatan Penilaian Inovasi Stunting Desa tahun 2020. Kegiatan tersebut dilakukan selama empat hari, dimulai...

Seluruh Petugas KPPS Jalani Rapid Test

PEMALANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) ingin memastikan kegiatan pemilihan kepala daerah bebas dari penyebaran Covid-19. Berangkat dari hal tersebut seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan...

Hentikan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

TEMANGGUNG - Pemerintah Kabupaten Temanggung menghentikan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah. Setelah wilayah tersebut dikategorikan berada di zona merah dalam peta penularan Covid-19. Kepala...

Lampaui Target WHO, Tes PCR Jateng Tembus 70 Ribu

SEMARANG – Upaya Jawa Tengah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan cara tracing terus dilakukan. Bahkan jumlah testing di provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo...

1.708,04 Hektare Lahan Pertanian Diasuransikan

KULON PROGO - 1.708,04 hektare lahan pertanian di Kabupaten Kulon Progo diikutsertakan dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kerugian...

Undang KPU-Bawaslu, Gubernur Jateng Bahas Skenario Darurat

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menggelar rapat koordinasi penyelenggaraan pilkada serentak 9 Desember mendatang di Gedung A Lantai 2 Kompleks Pemprov Jateng,...

Anggaran Menurun, Target Porprov 2022 Tetap Tinggi

KUDUS - Meski anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus untuk tahun 2021 minim. Pihaknya tetap memasang target tinggi pada gelaran Pekan Olah...

Mundur Lagi, Darurat Covid-19 Diperpanjang hingga 31 Desember

YOGYAKARTA - Status tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 kembali diperpanjang. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X menyatakan perpanjangan tersebut berlaku hingga 31 Desember....

Seleksi Sekda Sisakan Tiga Nama

SEMARANG – Proses seleksi terbuka, Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyisakan tiga nama. Mereka yakni Mohamad Arief...

Percepatan KIT Bersama BUMN

BATANG - Pemkab Batang bersama Konsersium Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang dan BUMN akan membentuk Joint Venture (JV) untuk mengelola KITB. Hal tersebut setelah...