Kamis, Desember 3, 2020
Beranda Karesidenan Surakarta Sukoharjo Ganjar Ungkapkan Harapan pada Muhammadiyah Lewat Puisi

Ganjar Ungkapkan Harapan pada Muhammadiyah Lewat Puisi

SUKOHARJO – Sepenggal sajak dari penyair kondang Taufik Ismail berjudul Kerendahan Hati itu menjadi isi pidato Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menghadiri peringatan Milad Muhammadiyah ke-108 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Rabu (18/11).

Ganjar berharap Muhammadiyah terus menempatkan diri dalam satu bejana yang bernama kebangsaan dan kemanusiaan.

“Sejak diproses kelahirannya oleh Kiai Ahmad Dahlan, Muhammadiyah tidak pernah memilih untuk jauh atau menjadi beda dari masyarakat. Kiai Ahmad Dahlan menjadi beringin yang tegak di puncak bukit dalam keilmuan, menjadi belukar baik dalam pergaulan, jadi rumput penguat dalam tatanan kehidupan. Beliau melahirkan bukan hanya jalan raya, tapi juga jalan setapak yang mengantar kita pada air,” katanya.

Sejak lahir sampai sekarang, gerakan keagamaan ini lanjut Ganjar sangat berperan dalam pembangunan bangsa. Panti asuhan, lembaga-lembaga pendidikan dan kesehatan, ruang-ruang ibadah dan pengajian disodorkan Muhammadiyah demi umat berkemajuan.

“Jalan Berkemajuan yang telah ditetapkan, bukan sekadar jadi slogan tapi jadi semboyan yang solutif untuk menghadapi segala tantangan zaman. Termasuk saat pandemi, Muhammadiyah tinggal memencet tombol untuk langsung mengoptimalkan seluruh lembaga kesehatan yang dimiliki,” lanjutnya.

Ganjar menyebut ibarat perang, Muhammadiyah tidak akan khawatir strategi dan senjata apa yang akan digunakan musuh. Karena segala lini telah diperkuat jauh-jauh hari.

“Muhammadiyah akan selalu ada dan selalu dibutuhkan di Republik ini. Jangan tinggalkan ummat, jangan tinggalkan masyarakat. Selamat milad ke 108. Ya Allah Tuhan Rabbiku. Muhammad Junjunganku. Al Islam Agamaku. Muhammadiyah Gerakanku,” pekiknya.

BACA JUGA:  Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Sukoharjo Ternyata Teman Dekat Korban

Ditemui usai acara, Ganjar mengapresiasi respon Muhammadiyah pada persoalan bangsa. Apalagi saat pandemi Covid-19, seluruh elemen Muhammadiyah bergerak membantu pemerintah.

Kontribusi Muhammadiyah sangat luar biasa dalam semua bidang, baik kesehatan, pendidikan dan lainnya. Di Jateng misalnya, Ganjar mencontohkan bagaimana lembaga penanggulangan bencana atau MDMC sangat bagus dalam setiap kondisi darurat bencana.

“Muhammadiyah memberikan pelajaran pada kita, bahwa organisasi ini mandiri, dakwahnya bagus, ada modernitas di sana dan selalu responsif. Harapan kami, semoga kontribusi ini tidak pernah luntur. Mudah-mudahan amalan-amalan ini akan selalu menemani Indonesia,” tegasnya.

Disinggung soal puisi yang disampaikan dalam sambutannya, Ganjar mengatakan ada makna mendalam. Puisi itu sangat luar biasa sebagai sebuah pelecut semangat kehidupan.

“Kita harus berusaha menjadi beringin di puncak bukit, yang menjadi pencerah dan menjadi sumber kehidupan. Kalau tidak sanggup ya nggak usah ngoyo, jadilah tanaman perdu tapi bermanfaat dan indah selalu. Kalau nggak sanggup juga, ya sudah jadilah rumput, tapi rumput yang hijau dan indah. Intinya apa, dimanapun tempatnya, selalu bermanfaat. Dan itulah harapan kami pada Muhammadiyah,” pungkasnya. (hms/yos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Sampai Akhir Tahun, Minyak Curah Stabil Tinggi

KUDUS - Saat ini minyak curah mengalami kenaikan harga, maka dari itu masyarakat disarankan untuk menggunakan minyak kemasan. Menurut Kepala Seksi (Kasi) Fasilitasi Perdagangan...

Gubernur DKI Jakarta Positif Covid

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengonfirmasi bahwa dirinya positif terpapar Covid-19. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati atas penularan virus tersebut. "Kondisi saya...

Jelang Akhir Tahun, Stok Sembako Aman

KUDUS – Jelang akhir tahun, stok bahan pokok sembako di Kabupaten Kudus dikatakan aman. Kepala Seksi (Kasi) Fasilitasi Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Teddy...

Pembelajaran Tatap Muka Masih Ditunda

JEPARA - Bupati Jepara Dian Kristiandi belum akan memperbolehkan pembelajaran tatap muka dilaksanakan jika pihak-pihak terkait belum mempersiapkan dengan matang. Ia jua meminta kepala...

Penanaman 67.000 Pohon di Kudus Libatkan Petani Lereng Gunung Muria

KUDUS - Penanaman 67.000 bibit pohon untuk melestarikan keseimbangan lingkungan di kawasan Pegunungan Muria Kudus, Jawa Tengah yang bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia...

28.500 UKM Diusulkan Terima Bantuan

TEMANGGUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, berupaya mengusulkan sebanyak 28.500 usaha kecil mikro (UKM), agar dapat menerima bantuan dari Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait....

Seleksi Sekda Sisakan Tiga Nama

SEMARANG – Proses seleksi terbuka, Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyisakan tiga nama. Mereka yakni Mohamad Arief...

Lagi, Nama Gus Yasin Dicatut Penipu

SEMARANG - Nama Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin, kembali dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab...

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jateng Tertinggi Nasional

SEMARANG - Jawa Tengah menempati posisi pertama tingkat kesembuhan harian berdasarkan data Satgas Covid-19 pusat per 30 November. Tercatat bertambah sebanyak 1.289 pasien sembuh. Dengan...

Komplotan Pengedar Uang Palsu Dibekuk Polisi

SEMARANG - Empat orang komplotan pencetak dan pengedar uang palsu di Kota Semarang dibekuk Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Modus komplotan ini yakni dengan...