Komitmen Sajikan Jajanan Sehat untuk Anak Didik

  • Bagikan
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pemalang, Basuki
APRESIASI: Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pemalang, Basuki sedang menunjukkan piagam penghargaan program jajanan anak sehat (PJAS) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa tengah. (AFIFUDIN/ LINGKAR JATENG)

PEMALANG  Sekolah memiliki peranan penting dalam menunjang kesehatan dan pertumbuhan anak didik mereka. Salah satunya dari segi makanan yang baik. Pihak sekolah tentu berperan penting dalam pengawasan masalah makanan dan jajanan sehat anak.

Salah satu sekolah yang memiliki komitmen dalam pengawasan makanan siswa adalah, SMP Negeri 2 Pemalang. Baru-baru ini sekolah tersebut mendapatkan penghargaan program jajanan anak sehat (PJAS) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa tengah.

Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pemalang yang sekaligus menjadi ketua program tersebut, Toto Suhartono mengatakan,  program keamanan ini merupakan salah satu program dari BPOM untuk menjaga kesehatan dalam masa perkembangan siswa. Tujuan program ini agar para siswa mengkonsumsi makanan jajanan yang aman dan sehat.

Toto mengatakan, sasaran dari program ini yakni para petugas, penjaga, atau pedagang yang menitip barang dagangannya di kantin. Pihaknya memastikan akan memastikan bahwa jajanan sekolah layak konsumsi dan menyehatkan.

Ia melanjutkan, sebelumnya BPOM datang ke sekolah untuk melihat kantin di setiap sekolah. Setelah itu diadakan bimbingan teknis (Bimtek) terkait bagaimana menciptakan jajanan sehat dan aman bagi para siswa.

BACA JUGA:  Komisi IV DPR RI Lakukan Pengecekan Padi Jenis Baru di Pemalang

“Setelah ada Bimtek, kita berkomitmen untuk menindaklanjuti program yang disampaikan oleh BPOM,” katanya.

Lebih detail Toto menjelaskan, BPOM melakukan penilaian progres setelah diadakan Bintek. Bagaimana tingkat kelayakan jajanan kantin di setiap sekolah.

Terdapat beberapa aspek yang menjadi penilaian dari BPOM. Diantaranya tempat cuci tangan dikantin, tempat sampah yang tertutup, aspek kebersihan, serta kesehatan makanannya.

“Pedagang yang mau jualan dikantin harus memenuhi standar yang telah ditentukan oleh BPOM. Seperti bebas bahan pengawet, pewarna serta zat kimia yang berbahaya,” ujarnya.

Sementara itu, selain SMP Negeri 2 Pemalang ada beberapa sekolah di Kabupaten Pemalang yang mendapatkan penghargaan dari BPOM. Antara lain SD Negeri 1 dan 2 Kebondalem, MTSN Pemalang, SMA 1 Pemalang dan SMK Ampelgading. (cr1/fat)

  • Bagikan