Kamis, Desember 3, 2020
Beranda Karesidenan Pati Kudus Ponpes Disuplai APD, Wujud Komitmen Plt. Bupati Kudus Lawan Pandemi

Ponpes Disuplai APD, Wujud Komitmen Plt. Bupati Kudus Lawan Pandemi

KUDUS – Aktivitas di pondok pesantren (ponpes) berangsur normal. Namun, pengasuh ponpes diminta berhati-hati agar lingkungan ponpes tak menjadi kluster baru Covid-19. Oleh sebab itu, kebutuhan alat pelindung diri (APD) harus dipenuhi.

Hal tersebut menjadi konsen Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kudus Dr. Hartopo saat menyerahkan bantuan APD dan hibah sarpras kesehatan sebesar Rp 28.983.500 secara simbolis untuk beberapa ponpes di wilayah kecamatan Gebog di Ponpes Yanabiul Quran Sambeng, desa Karangmalang, Jumat (20/11).

“Saya minta tetap waspada. Maka, perlu perhatian khusus agar aktivitas di ponpes lancar dan sesuai protokol kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Plt. Bupati yakin jika penerapan protokol kesehatan secara ketat menjadi kunci utama dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. Misalnya, pengecekan suhu badan sebelum santri masuk kelas, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, dan memakai masker.

“Saya yakin jika ini dijalankan, sebaran Covid-19 bisa ditekan atau bahkan tidak ada sama sekali” ujarnya.

Selain itu, kedatangan Plt. Bupati Kudus bermaksud untuk tetap merawat tali silaturahmi dengan para kiai di Kudus. Menurutnya, sinergitas antara umara dan ulama perlu ditingkatkan, utamanya dalam menghadapi pandemi.

BACA JUGA:  Kudus Masuk Zona Oranye, Masyarakat Diminta Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

“Alhamdulillah bisa silaturahmi dengan kiai. Kita bangun sinergitas yang baik antara umara dan ulama,” imbuhnya.

Terakhir, Plt. Bupati Kudus memohon maaf apabila terjadi keterlambatan dalam pemberian bantuan. Mengingat, adanya realokasi anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Namun, pihaknya berkomitmen Pemkab Kudus tetap menjadikan bantuan kepada ponpes sebagai prioritas.

“Mohon maaf apabila ada keterlamatan. Namun, kami tetap berkomitmen agar bantuan kepada ponpes tetap bisa dilaksanakan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, bantuan APD di wilayah kecamatan Gebog diperuntukkan bagi 9 ponpes. Bantuan berupa disinfektan, masker, dan perlengkapan penunjang lainnya. (hms/rds)

Berita Populer

Ubah Tembok Miliki Nilai Estetik

SEMARANG - Sebagian sekolah sudah memulai kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Namun masih ada sekolah yang belum kembali menggelar pembelajaran tatap muka. Meski...

Sektor Pariwisata Digadang-Gadang Kembangkan UMKM

MAGELANG - Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbangda) Kabupaten Magelang, Amirudin Zuhri mengatakan, pemerintah daerah setempat terus...

Peluncuran Aplikasi E-Pustaka Mundur Desember

PATI – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Pati dijadwalkan meluncurkan aplikasi perpustakaan online Desember ini. Hal tersebut diharapkan mempermudah masyarakat dalam mengakses...

Penanaman 67.000 Pohon di Kudus Libatkan Petani Lereng Gunung Muria

KUDUS - Penanaman 67.000 bibit pohon untuk melestarikan keseimbangan lingkungan di kawasan Pegunungan Muria Kudus, Jawa Tengah yang bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia...

Lampaui Target WHO, Tes PCR Jateng Tembus 70 Ribu

SEMARANG – Upaya Jawa Tengah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan cara tracing terus dilakukan. Bahkan jumlah testing di provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo...

Desain Sendiri Batik Tulis Motif Menara

KUDUS – Pandemi tak membuat Said Aminudin berhenti berjualan dan memproduksi batik tulis. Pemilik kedai batik Sekar Jagad di Jalan Lambao RT 05 RW...

Masyarakat Harus Kencang Terapkan Prokes

PEMALANG - Perkembangan pandemi Covid-19 terus meningkat di Kabupaten Pemalang. Gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang mengimbau masyarakat untuk tetap kencang menerapkan protokol kesehatan. Juru...

Sungguh Miris, Anak di Bawah Umur Dicabuli 6 Pemuda

SEMARANG - Nasib malang dialami SAW (15). Niat hati memiliki kekasih, pelajar yang masih di bawah umur itu malah menjadi korban pencabulan serta persetubuhan...

Soal Wisata Pesisir, Butuh Aksi Nyata Pemerintah

SEMARANG - Dalam dunia produksi, Indonesia kalah dari negara-negara lain. Banyak sumber daya alam Indonesia yang dikuasai asing. Mulai dari pertanian, baja, batu bara,...

TPA Pegongsoran Diprediksi Bertahan Lima Tahun lagi.

PEMALANG - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pegongsoran diperkirakan hanya bertahan selama 5 tahun lagi. Dengan tanah seluas 9,8 hektare, TPA ini di tumpuki sampah...