Rabu, Januari 27, 2021
Beranda Karesidenan Surakarta Sukoharjo Ganjar Pranowo Canangkan Desa Inklusif Kagama Bersama Menteri Desa PDTT di Sukoharjo

Ganjar Pranowo Canangkan Desa Inklusif Kagama Bersama Menteri Desa PDTT di Sukoharjo

SUKOHARJO – Ganjar Pranowo (Ketua Umum Kagama) bersama dengan Abdul Halim Iskandar (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) mencanangkan Desa Jatisobo sebagai Desa Inklusif Kagama. Pencanangan secara simbolis dilakukan dengan penandatanganan prasasti oleh Ganjar dan Abdul Halim di Balai Desa Jatisobo, Kec. Polokarto, Kab. Sukoharjo pada hari Kamis (19/11/2020) lalu. Acara pencanangan digelar dengan sederhana dan menggunakan protokol kesehatan ketat.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Prof. Djagal Wiseso Marseno, Wakil Rektor I UGM. Lalu hadir pula Anwar Sanusi (Wakil Ketua 2 PP Kagama), sejumlah anggota Satgas Desa Inklusif serta PP Kagama, beberapa anggota Pengcab Solo Raya serta Sukoharjo, Kepala Desa Jatisobo dan segenap jajarannya, dan warga Jatisobo. Yang menarik, acara tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala desa muda dari Kab. Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Mereka jauh-jauh datang untuk belajar dan melakukan studi banding mengenai pengelolaan desa, khususnya desa inklusif.

Di awal acara kata sambutan, Ganjar Pranowo mengatakan akan menjadikan Desa Jatisobo sebagai percontohan untuk desa-desa lain. Sehingga, nantinya makin banyak desa di wilayah Jateng yang bisa mereplikasinya. Yang paling penting dari desa inklusif adalah semuanya terlibat, tidak ada yang merasa ditinggalkan. Khususnya kaum minoritas, penyandang disabilitas, kelompok perempuan, dsb.

BACA JUGA:  Jateng Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis

Dengan konsep desa inklusif, Ganjar berharap desa-desa di Indonesia serta di Jawa Tengah khususnya bisa membangun desanya dengan bersama-sama. Tidak ada lagi yang bicara soal perbedaan suku, agama, ras, bahkan kondisi fisik.

Sama dengan Ganjar, Abdul Halim Iskandar menambahkan, desa inklusif merupakan representasi dari kebhinekaan bangsa Indonesia. Dengan terbentuknya desa inklusif, maka semua masyarakat di dalamnya benar-benar bisa menghargai perbedaan yang ada. Perbedaan jangan sampai menghalangi masyarakatnya untuk membangun bersama.

Sementara itu Prof. Djagal Wiseso yang mewakili rektor mengatakan UGM memiliki 5 jati diri, salah satunya adalah dikenal sebagai Universitas Kerakyatan. Artinya UGM bukanlah menara gading yang terasing dari lingkungan sekitarnya. Dari awal berdirinya sampai sekarang UGM tetap konsisten peduli dengan masyarakat. Maka begitu ide desa inklusif diluncurkan, UGM langsung menyambut dan mendukung sepenuhnya, karena ada nilai-nilai kepedulian masyarakat di situ.(kagama/rds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Ganjar Pesan 100 Unit GeNose

SEMARANG – Inovasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mendapat sambutan baik oleh pemerintah pusat. Alat pendeteksi buatannya, yakni GeNose C19 resmi dijadikan alat uji resmi...

Ganjar Lepas Relawan Penanganan Gempa di Sulbar

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengirimkan sejumlah relawan ke Sulawesi Barat untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di wilayah tersebut. Sebanyak 15...

Gus Yasin Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai

PEKALONGAN -  Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan. Menurutnya, itu penting...

KNKT Lanjutkan Pencarian CVR

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melanjutkan pencarian kotak hitam “Cockpit Voice Recorder” (CVR). Meskipun, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat Sriwijaya Air...

UPGRIS Terjunkan 954 Mahasiswa KKN di Tujuh Provinsi

SEMARANG - Di tengah wabah pandemi Covid-19, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), kembali menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), kemarin. Penerjunan mahasiswa dilakukan melalui aplikasi...

Plt Bupati Pacu Kinerja Perangkat Daerah

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus mengupayakan yang terbaik untuk segala hal yang ada di wilayahnya. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan penghargaan kepada...

Realisasi APBD 2020 Mampu Capai 97,93%

SEMARANG - Dihadapkan pada berbagai tantangan di masa pandemi, Pemerintah Kota Semarang tetap terus berkomitmen mengoptimalkan pelayanan. Tidak hanya pelayanan berbagai program pembangunan untuk...

Resmikan Musala, Bupati: Semoga Berkah

KUDUS - Kehadiran Musala yang representatif di Blok D2 Pasar Kliwon diharapkan mendatangkan berkah bagi pedagang. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus,...

Estafet Pembangunan akan Terus Berlanjut

PEMALANG - Saat ini, Kabupaten Pemalang sedang memasuki masa transisi menuju pergantian kepala daerah yang baru. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menjamin program...

Pemprov Jateng Genjot Ekspor Produk Herbal

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berusaha menggenjot ekspor produk herbal tahun ini. Produk ini dinilai banyak dibutuhkan sebagai salah satu penguat imun tubuh...