Rabu, Januari 27, 2021
Beranda Karesidenan Semarang Kota Semarang Biaya Umroh Naik, Jamaah Diminta Tidak Buru-Buru

Biaya Umroh Naik, Jamaah Diminta Tidak Buru-Buru

SEMARANG – Pelaksanaan Ibadah Umroh bagi kaum Muslim Indonesia memasuki tahap ke-4. Setelah sebelumnya Pemerintah Republik Indonesia memberangkatkan 3 kelompok terbang (kloter) umroh, kini pemerintah memberangkatkan lagi jamaah umroh sebanyak 74 orang pada kloter ke-4.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Muslim Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Republik Indonesia (Amphuri) Jawa Tengah, H. Bayu, SH, SE, MM. Ia menyampaikan bahwa sebanyak 74 orang telah berangkat ke tanah suci pada Minggu (22/11) pukul 10.30 WIB.

Bayu mengatakan, kloter keempat yang diberangkatkan umroh kali ini terdiri dari jamaah campuran dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa tidak ada pemilahan khusus terkait jamaah yang akan diberangkatkan umroh.

“Tidak ada kekhususan, semua bebas dari mana aja. Cuma ya itu, karena kita berangkat dalam kondisi pandemi yang mengharuskan protokol kesehatan, maka cost umroh ikut bertambah. Kalau mampu konsekuen dengan tambahan cost ya silahkan berangkat,” ujarnya saat dutemui di kantornya, Minggu (22/11).

Ia juga menekankan bahwa kenaikan biaya umroh erat kaitannya dengan sistem yang mengharuskan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Regulasi tersebut secara langsung berimbas terhadap pembengkakan biaya umroh.

BACA JUGA:  Bawaslu Temukan 40 Kasus Pelanggaran

“Ya gimana ya, regulasinya memang seperti itu. Tidak ada itu namanya monopoli biaya umroh. Kalau pun ada jamaah yang siap dengan biaya setinggi itu saya malah menyarankan untuk memikirkan ulang dan bersabar menunggu terlebih dahulu. Jangan terburu-buru lah. Karena siapa tahu kebijakan tahun depan sudah berubah dan biayanya bisa kembali seperti semula,” jelas Bayu.

Kenaikan biaya umroh itu juga dikonfirmasi oleh Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementrian Agama Kota Semarang, Sumari. Ia mengatakan bahwa pelonjakan biaya umroh kali ini hampir menyamai biaya untuk keberangkatan haji.

“Biaya tambahannya lumayan besar memang. Ya kira-kira pada kisaran 10 juta lah tambahannya, pastinya saya kurang tahu. Kalau dikalkulasi, biaya umroh saat pandemi gini sama dengan biaya haji di waktu normal,” ujar Sumari.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar terlebih dahulu terkait keberangkatanm umroh tahun ini.

“Untuk masyarakat yang sudah terlanjur mendaftar, saya himbau sabar dulu lah. Kita sedang berada di masa susah. Lebih mending biaya tambahannya dibuat untuk hal-hal lain yang lebih urgent,” pungkasnya. (cr2/gih)

Berita Populer

Ganjar Sebut PPKM Berdampak Positif

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebutkan, pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid I berdampak positif. Hal tersebut mengacu pada tingkat keterpakaian...

Pemprov Jateng Genjot Ekspor Produk Herbal

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berusaha menggenjot ekspor produk herbal tahun ini. Produk ini dinilai banyak dibutuhkan sebagai salah satu penguat imun tubuh...

Estafet Pembangunan akan Terus Berlanjut

PEMALANG - Saat ini, Kabupaten Pemalang sedang memasuki masa transisi menuju pergantian kepala daerah yang baru. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menjamin program...

31 Daerah di Jateng Canangkan Vaksinasi Serentak

SEMARANG -  31 kabupaten/ kota di Jawa Tengah akan mencanangkan vaksinasi hari ini, Senin (25/1). Hal itu menyusul sebanyak 248.600 dosis vaksin yang sudah...

Ganjar Pesan 100 Unit GeNose

SEMARANG – Inovasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mendapat sambutan baik oleh pemerintah pusat. Alat pendeteksi buatannya, yakni GeNose C19 resmi dijadikan alat uji resmi...

UPGRIS Terjunkan 954 Mahasiswa KKN di Tujuh Provinsi

SEMARANG - Di tengah wabah pandemi Covid-19, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), kembali menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), kemarin. Penerjunan mahasiswa dilakukan melalui aplikasi...

Plt Bupati Pacu Kinerja Perangkat Daerah

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus mengupayakan yang terbaik untuk segala hal yang ada di wilayahnya. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan penghargaan kepada...

DPRD Kawal Kartu Tani dan Distribusi Pupuk

PATI - Proses pembuatan kartu tani yang berbelit-berbelit ditengarai menjadi penyebab masih banyak petani kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. Hal tersebut menjadi perhatian Dewan Perwakilan...

KNKT Lanjutkan Pencarian CVR

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melanjutkan pencarian kotak hitam “Cockpit Voice Recorder” (CVR). Meskipun, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat Sriwijaya Air...

Dampingi Gubernur, Hartopo Pastikan Vaksinasi Lancar

KUDUS - Guna mengakselerasi pemutusan rantai infeksi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus melakukan vaksinasi. Pada hari kedua, vaksinasi untuk tenaga kesehatan berjalan lancar....