Jumat, Januari 22, 2021
Beranda Karesidenan Semarang Kota Semarang Pariwisata Didorong Berlabel CHSE

Pariwisata Didorong Berlabel CHSE

SEMARANG – Destinasi wisata berbasis Cleanliness, Health, Safety, and Environment (CHSE) saat ini tentu menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat. Mengingat status pandemi di Indonesia, kususnya di Kota Semarang yang belum tahu kapan akan berakhir. Namun, ternyata tidak mudah untuk mendapatkan label tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari menyebut, belum sepenuhnya sejumlah objek wisata, tempat hiburan, restoran, dan hotel di kotanya sepenuhnya memiliki status CHSE.

“Restauran baru 5% yang terdaftar, hotel baru 25%, tempat wisata baru 50% yang terdaftar,” katanya, Rabu (25/11).

Wanita yang akrab disapa Iin itu mengaku, jajarannya masih mendorong semua pihak khususnya pariwisata agar segera mendaftarkan usahanya bisa berlabel CHSE. Meski begitu, Iin mengakui persyaratan yang ada mungkin cukup memberatkan pelaku usaha.

“Tetapi kalau mereka sudah siap sejak awal, ya saya yakin itu tidak akan menyulitkan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, suatu objek yang terkait wisata bisa terdaftar CHSE cukup mendaftar secara online dan gratis. Setelah mendaftar secara online, nantinya akan ada petugas dari kedinasan yang mengecek penerapan protokol kesehatan secara umum

BACA JUGA:  Ganjar Ancam Tutup Mal dan Objek Wisata yang Melanggar Pembatasan Operasional

“Asalkan protokol kesehatan komit dijalankan, tidak sulit untuk diterbitkan label CHSE,” tandas Iin. (git/gih)

Berita Populer

KNKT Lanjutkan Pencarian CVR

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melanjutkan pencarian kotak hitam “Cockpit Voice Recorder” (CVR). Meskipun, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat Sriwijaya Air...

Sopir Mengantuk, Armada Sosor Truk Gandeng

PATI - Nasib apes dialami Subiyono (29). Karena mengantuk, sopir truk tangki pengangkut gamping bernomor polisi F 9487 FE itu kehilangan kontrol kendaraannya hingga...

BBWS Menindaklanjuti Pembebasan Lahan Tanggul Jebol

KUDUS – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana akan melaksanakan penguatan pembebasan lahan sungai yang membuat tanggul jebol beberapa waktu lalu. Yakni di...

Ganjar Pastikan Tempat Isolasi Aman

SEMARANG - Kasus Covid-19 di Jawa Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Bahkan, per Selasa (19/1), total kasus kematian sudah menembus angka 7 ribu jiwa. Menurut...

Dukungan Terhadap Calon Tunggal Kapolri Terus Mengalir

SEMARANG - Dukungan terhadap calon tunggal Kapolri Komjen Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si terus mengalir. Mulai dari kalangan tokoh agama, aktivis, hingga seniman. Ketua Forum...

Plt Bupati Pacu Kinerja Perangkat Daerah

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus mengupayakan yang terbaik untuk segala hal yang ada di wilayahnya. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan penghargaan kepada...

8 Orang Alami KIPI Usai Divaksin

SEMARANG – Pelaksanaan vaksinasi terhadap sejumlah tenaga kesehatan di Jawa Tengah berjalan lancar. Dari 1.900 an tenaga kesehatan yang divaksin, hanya ada delapan orang...

Terapi Plasma Konvalesen Beri Angin Segar

SEMARANG - Program terapi plasma konvalesen memberi angin segar penanganan Covid-19. Di Jawa Tengah sendiri, terdapat dua tempat yang dijadikan pengembangan terapi plasma, yakni...

Ganjar Lepas Relawan Penanganan Gempa di Sulbar

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengirimkan sejumlah relawan ke Sulawesi Barat untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di wilayah tersebut. Sebanyak 15...

Gus Yasin Sebut Para Santri Siap Sumbang Plasma Konvalesen

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendorong pondok pesantren untuk menjadi lumbung donor plasma konvalesen. Menurutnya, ponpes di Jateng yang sempat...