Rabu, Januari 27, 2021
Beranda Karesidenan Kedu Kota Magelang Tolak Intoleransi, Patriot Garuda Nusantara Gelar Aksi Simpatik

Tolak Intoleransi, Patriot Garuda Nusantara Gelar Aksi Simpatik

MAGELANG – Puluhan warga Magelang yang tergabung dalam Patriot Garuda Nusantara menggelar aksi damai mendukung TNI dan Polri dalam menegakkan muruah dan wibawa negara dari kelompok-kelompok intoleransi dan radikal yang merongrong persatuan dan kesatuan bangsa.

Koordinator Aksi Patriot Garuda Nusantara (PGN) Abbet Nugroho di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, menyampaikan PGN Magelang Raya hari ini menyatakan sikap yang intinya menolak tegas seluruh upaya provokatif yang dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab (HRS) bersama FPI.

“Kami mengutuk keras segala ucapan, hinaan dari HRS kepada pemerintah terutama kepada aparat kepolisian dan TNI, ini sudah nyata-nyata bahwa mereka menyatakan untuk melawan pada negara, tentu masyarakat harus bergerak, tidak boleh diam, harus bersuara,” katanya dalam aksi simpatik tolak HRS dan FPI di depan Artos Mall Magelang.

Aksi simpatik dengan menggelar sejumlah spanduk tersebut diwarnai dengan pementasan kesenian tradisional kuda lumping.

Aksi yang berlangsung sekitar 15 menit tersebut diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap, antara lain menolak HRS dan FPI yang telah membuat situasi dan kondisi bangsa menjadi tidak kondusif, mengutuk segala bentuk umpatan, cacian dan hinaan yang disampaikan HRS pada institusi negara, TNI dan Polri.

BACA JUGA:  Disperindagkop UKM Kudus Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Koperasi

Kemudian menolak dengan tegas konsep revolusi akhlak yang digaungkan HRS, karena hal itu hanya sebagai kedok kegiatan yang berisi adu domba sedangkan masyarakat sudah bisa menilai yang baik dan yang buruk. PGN Magelang Raya siap menjaga kondusivitas masyarakat Magelang dari segala upaya provokasi dan gerakan-gerakan intoleransi yang dilakukan oleh FPI maupun ormas radikal lainnya.

PGN Magelang Raya meminta aparat penegak hukum untuk kembali melanjutkan proses-proses hukum HRS, demi menjaga keamanan persatuan dan kesatuan bangsa. PGN Magelang Raya siap berhadapan langsung untuk melawan dan memerangi kelompok intoleransi dan radikal yang mengancam keutuhan bangsa dan negara Indonesia.

Aksi simpatik tersebut sempat akan dibubarkan oleh aparat kepolisian karena dikhawatirkan terjadi kerumunan massa yang lebih banyak, namun setelah dilakukan negosiasi polisi memberi kesempatan peserta aksi membubarkan diri setelah pembacaan pernyataan sikap (ara/rds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

31 Daerah di Jateng Canangkan Vaksinasi Serentak

SEMARANG -  31 kabupaten/ kota di Jawa Tengah akan mencanangkan vaksinasi hari ini, Senin (25/1). Hal itu menyusul sebanyak 248.600 dosis vaksin yang sudah...

Dampingi Gubernur, Hartopo Pastikan Vaksinasi Lancar

KUDUS - Guna mengakselerasi pemutusan rantai infeksi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus melakukan vaksinasi. Pada hari kedua, vaksinasi untuk tenaga kesehatan berjalan lancar....

DPRD Kawal Kartu Tani dan Distribusi Pupuk

PATI - Proses pembuatan kartu tani yang berbelit-berbelit ditengarai menjadi penyebab masih banyak petani kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. Hal tersebut menjadi perhatian Dewan Perwakilan...

UPGRIS Terjunkan 954 Mahasiswa KKN di Tujuh Provinsi

SEMARANG - Di tengah wabah pandemi Covid-19, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), kembali menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), kemarin. Penerjunan mahasiswa dilakukan melalui aplikasi...

KNKT Lanjutkan Pencarian CVR

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melanjutkan pencarian kotak hitam “Cockpit Voice Recorder” (CVR). Meskipun, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat Sriwijaya Air...

Realisasi APBD 2020 Mampu Capai 97,93%

SEMARANG - Dihadapkan pada berbagai tantangan di masa pandemi, Pemerintah Kota Semarang tetap terus berkomitmen mengoptimalkan pelayanan. Tidak hanya pelayanan berbagai program pembangunan untuk...

Resmikan Musala, Bupati: Semoga Berkah

KUDUS - Kehadiran Musala yang representatif di Blok D2 Pasar Kliwon diharapkan mendatangkan berkah bagi pedagang. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus,...

Ganjar Sebut PPKM Berdampak Positif

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebutkan, pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid I berdampak positif. Hal tersebut mengacu pada tingkat keterpakaian...

Estafet Pembangunan akan Terus Berlanjut

PEMALANG - Saat ini, Kabupaten Pemalang sedang memasuki masa transisi menuju pergantian kepala daerah yang baru. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menjamin program...

Gus Yasin Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai

PEKALONGAN -  Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan. Menurutnya, itu penting...