Jumat, Januari 22, 2021
Beranda Karesidenan Semarang Kota Semarang Lagi, Jateng Nilai Data Satgas Covid-19 Keliru

Lagi, Jateng Nilai Data Satgas Covid-19 Keliru

SEMARANG – Perbedaan data Covid-19 antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali terjadi. Tepatnya, pada Minggu (29/11), Satgas Covid-19 Pusat menyebut Jawa Tengah menjadi provinsi tertinggi penambahan kasus aktif sebesar 2.036 kasus, padahal di hari yang sama, jumlah penambahan kasus di Jawa Tengah hanya 844.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menilai ada kekeliruan dalam rilis Satgas Covid-19 tentang penambahan kasus positif di Jawa Tengah.

Setelah ditelusuri, ternyata data yang dirilis oleh Satgas Covid-19 Pusat sebanyak 2.036 tersebut terjadi dobel data. Bahkan ditemukan sebanyak 519 data yang dobel dalam rilis oleh pemerintah pusat itu.

“Kami temukan juga ada 75 orang yang pada Minggu sebelumnya sudah dirilis, kemarin dirilis lagi. Untuk temuan 519 yang dobel data itu, ada satu nama yang ditulis sampai empat hingga lima kali, sehingga total data yang dobel sebanyak 694 kasus. Itu hari itu saja, ya saat rilis Jateng tambah 2.036,” jelasnya, Senin (30/11).

BACA JUGA:  UU Ciptaker Dinilai Pangkas Kewenangan MUI

Yulianto mencontohkan, dobel data terjadi di Kendal. Dalam rilis pusat itu, ada satu nama pasien yang ditulis sampai lima kali. Tak hanya dobel data, Yulianto juga menemukan banyak kasus lama yang dimasukkan dalam rilis Satgas Covid-19 pada 29 November itu. Dari data itu, ternyata banyak data yang sebenarnya sudah diinput pada bulan Juni lalu.

“Jadi, dari jumlah penambahan kasus yang disebut Satgas Covid-19 sebanyak 2.036 itu, ternyata ada dobel data banyak. Selain itu, juga kasusnya sudah lama, bahkan sudah beberapa bulan yang lalu baru dirilis kemarin,” tegasnya.

Terkait persoalan perbedaan data tersebut, Yulianto mengatakan sudah berkali-kali koordinasi dengan Satgas Covid-19 Pusat. Tujuannya agar data yang ada bisa sinkron sehingga tidak membuat resah masyarakat.

“Kami terus komunikasi dengan pusat terkait perbaikan data ini. Kami meminta agar pusat mengambil saja data di website kami, corona.jatengprov.go.id karena itu sudah pasti benar. Ini saran yang kami sampaikan ke pusat, agar menjadi perhatian,” pungkasnya. (git/gih)

Berita Populer

Mahasiswa Sukses Kembangkan Bisnis Cupang

SEMARANG - Melemahnya sektor ekonomi Nasional akibat pandemi Covid-19 memaksa masyarakat untuk lebih kreatif dalam merintis maupun mengembangkan usaha guna kembali memulihkan kondisi ekonomi....

Ganjar Lepas Relawan Penanganan Gempa di Sulbar

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengirimkan sejumlah relawan ke Sulawesi Barat untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di wilayah tersebut. Sebanyak 15...

Dukungan Terhadap Calon Tunggal Kapolri Terus Mengalir

SEMARANG - Dukungan terhadap calon tunggal Kapolri Komjen Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si terus mengalir. Mulai dari kalangan tokoh agama, aktivis, hingga seniman. Ketua Forum...

Gunakan Mitos untuk Jaga Lingkungan

MAGELANG - Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang memiliki cara unik untuk menjaga kelestarian lingkungan. Selain memiliki peraturan desa (perdes) yang mengatur tentang lingkungan,...

Sopir Mengantuk, Armada Sosor Truk Gandeng

PATI - Nasib apes dialami Subiyono (29). Karena mengantuk, sopir truk tangki pengangkut gamping bernomor polisi F 9487 FE itu kehilangan kontrol kendaraannya hingga...

Pemprov Wajibkan CPNS Tandatangan Setia NKRI dan Antikorupsi

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meminta Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) menjaga integritas selama menjalankan tugas. Untuk memastikan hal itu, mereka...

Terapi Plasma Konvalesen Beri Angin Segar

SEMARANG - Program terapi plasma konvalesen memberi angin segar penanganan Covid-19. Di Jawa Tengah sendiri, terdapat dua tempat yang dijadikan pengembangan terapi plasma, yakni...

Plt Bupati Pacu Kinerja Perangkat Daerah

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus mengupayakan yang terbaik untuk segala hal yang ada di wilayahnya. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan penghargaan kepada...

Gus Yasin Sebut Para Santri Siap Sumbang Plasma Konvalesen

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendorong pondok pesantren untuk menjadi lumbung donor plasma konvalesen. Menurutnya, ponpes di Jateng yang sempat...

BBWS Menindaklanjuti Pembebasan Lahan Tanggul Jebol

KUDUS – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana akan melaksanakan penguatan pembebasan lahan sungai yang membuat tanggul jebol beberapa waktu lalu. Yakni di...