Dua Mahasiswi UPGRIS Sukses Juarai Peksiminas 2020

  • Bagikan
Evik Kumala Sari dan Khatim Laela
MEMBANGGAKAN: Evik Kumala Sari dan Khatim Laela berhasil membawa nama harup kampus di lomba tingkat nasional. (HUMAS/ LINGKAR JATENG)

SEMARANG – Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyeelenggarakan Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2020. Kegiatan kompetisi tersebut dimaksudkan untuk mendorong terciptanya mahasiswa yang Kreatif dan Inovatif di bidang seni di era Revolusi Industri 4.0.

Kegiatan Peksiminas Tahun 2020 dilaksanakan secara daring. Hal itu berdasarkan situasi pandemi Covid-19 .

Ada 21 tangkai lomba pada gelaran Peksiminas tahun 2020. Pada penyelenggaraan tahun ini Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) sukses didua kategori. Yakni menulis cerpen serta menulis naskah lakon.

Evik Kumala Sari dan Khatim Laela UPGRIS yang berhasil pada Peksiminas kali ini. Evik Kumala Sari, mahasiwi program studi pendidikan Matematika, meraih Juara Harapan 2 tangkai lomba Penulisan Cerpen. Sedangkan, Khatim Laela, mahasiswi program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, raih juara harapan 2 tangkai lomba menulis naskah lakon.

Wakil Rektor III UPGRIS, Drs Nizaruddin MSi menyampaikan jika prestasi ini merupakan capaian atau hadiah special di akhir tahun 2020. Dirinya bangga dengan prestasi yang diraih oleh dua mahasiswinya di tingkat nasional tersebut.

BACA JUGA:  Peringati Hari Gizi Nasional, Gelar Lomba Bawa Bekal Gizi Seimbang

“Dari 3.000 an peserta yang mengikuti Peksiminas, dua perwakilan mahasiswa UPGRIS membawa nama harum kampus. Banyak tantangan serta upaya untuk memotivasi para mahasiswa di tengah pandemic Covid-19 ini. Harapan ke depan semoga prestasi mahasiswa UPGRIS bisa meningkat lagi di tingkat Internasional,” terang Nizaruddin.

Sementara itu, Setia Naka Andrian MPd selaku pembina lomba menulis cerpen serta naskah lakon mengungkapkan, dirinya telah melihat bakat kedua siswinya tersebut sejak semester satu. Menurutnya, bimbingan, mengikuti lomba, latihan menulis, serta sering banyak membaca merupakan modal dari keberhasilan mereka.

“Ketekunan serta kecocokan hobi yang sama membuat mereka berdua menjadi juara sangat wajar. Capaian ini merupakan target dari mengikuti Peksiminas 2020. Semoga akan banyak lagi sastrawan atau penulis muda dari UPGRIS yang akan berkembang berikutnya,” tutur Naka. (hms/fat)

  • Bagikan