900 Orang Mendapatkan Sertifikat PTSL

  • Bagikan
penyerahan Sertifikat Program PTSL kepada masyarakat Desa Susuka, Kecamatan Comal
TUNJUKKAN: Kegiatan penyerahan Sertifikat Program PTSL kepada masyarakat Desa Susuka, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Rabu (2/12). (AFIFUDIN/ LINGKAR JATENG)

PEMALANG Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pemalang memberikan 900 sertifikat tanah kepada masyarakat di Kecamatan Comal. Pemberian sertifikat tanah tersebut merupakan program dari pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL). Sertifikat diserahkan oleh Bupati Pemalang yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades).

Bertempat di kantor kelurahan Desa Susukan, Comal, penyerahan sertifikat dengan jumlah total 900 itu hanya diwakili oleh 50 orang. Sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Kepala Dispermades Tetuko Raharjo dalam sambutannya, mewakili Bupati menginginkan kepada masyarakat yang menerima sertifikat supaya bisa memanfaatkannya dengan baik. “Jika memang terpaksa digunakan, maka sebaiknya dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif bukan untuk hal yang sifatnya konsumtif,” katanya.

Selanjutnya, Ketua Tim 1 Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Dinas Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Pemalang, Makmur mengatakan, tujuan dari penyerahan sertifikat ini merupakan upaya untuk melindungi hak atas kepemilikan tanah. Kepemilikan sertifikat ini juga sebagai bukti legal formal kepemilikan tanah. Mengingat banyaknya kasus sengketa tanah akhir-akhir ini.

BACA JUGA:  Bupati Pemalang Sampaikan Penyebab Intoleransi

“Masyarakat penerima diharapkan bisa menyimpan sertifikat tersebut dengan baik, jangan sampai diserahkan ke sembarang orang, dikhawatirkan orang tersebut bukan orang yang bertanggungjawab,” tegasnya.

Makmur melanjutkan, bagi masyarakat yang belum mendapatkan sertifikat dari Program PTSL jangan berkecil hati. Sebab mereka yang sudah mendaftar akan dilanjutkan pada 2021 mendatang.

“Penerbitan sertifikat tidak bisa dilaksanakan secara keseluruhan dikarenakan adanya refocussing anggaran sejalan dengan pandemi Covid-19. Tidak usah khawatir, Insya-Allah akan dilanjutkan di 2021 bagi yang sudah mendaftarkannya,” pungkasnya. (cr1/fat)

  • Bagikan