Jumat, Januari 22, 2021
Beranda Karesidenan Semarang Kota Semarang Bawaslu Temukan 40 Kasus Pelanggaran

Bawaslu Temukan 40 Kasus Pelanggaran

SEMARANG – Sejak tahapan Pilkada Serentak 2020 dimulai pada awal 2020 sampai Rabu (2/12), Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang telah menangani 40 kasus pelanggaran yang dilakukan oleh oknum-oknum peserta Pilkada. Bawaslu mengaku 40 kasus tersebut jenisnya variatif dan beragam.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin mengatakan, pihaknya menangani kasus tersebut berawal dari temuan dan laporan. Ia menyampaikan bahwa penanganan pelanggaran tersebut bermacam-macam sesuai tingkatan pelanggarannya.

“Bermacam-macam kasusnya, variatif. Dan yang paling banyak itu pelanggaran administrasi,” ujarnya, Kamis (3/12).

Secara umum ia menjelaskan bahwa pelanggaran tersebut terdiri dari empat bentuk pelanggaran. Yaitu pelanggaran kasus pidana pemilihan, kasus administrasi pemilu, kasus etika penyelenggara pemilu, dan kasus hukum lainnya.

“Pelanggaran ini tentunya memiliki konsekuensi logis. Kalau bentuknya pidana langsung ditangani kepolisian dan jaksa, kalau administrasi nanti ada penindakan juga dari KPU,” jelas Naya Amin.

Ia menekankan bahwa pelanggaran-pelanggaran tersebut memiliki motivasi masing-masing. Menurutnya, pelanggar yang beralasan tidak tahu regulasi adalah alasan yang tidak kongkrit.

BACA JUGA:  Wali Kota Magelang Ajak Masyarakat Dukung Pilkada 2020 Berjalan Tertib dan Damai

Nggak ada itu namanya nggak tahu, semua regulasinya sudah jelas kok. Namanya pelanggaran ya harus dipertanggung jawabkan. Kami konsisten atas itu,” kata Naya Amin.

Terakhir ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Bawaslu tidak serta merta menindak pelanggaran pemilu. Ia mengaku, tindak preventif adalah semangat utama Bawaslu dalam menjalankan tugasnya.

“Dalam menindak pun kami nggk asal menindak. Ada step-nya, ada kajiannya. Kami juga sudah mengingatkan, sudah menyosialisasikan kepada banyak pihak. Nah kalau sudah begitu tapi masih melanggar, ya kami tindak,” tandasnya. (cr2/gih)

Berita Populer

Pemohon Santunan Kematian Covid-19 Capai 185 orang

KUDUS - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DSP3AP2KB) Kabupaten Kudus mencatat jumlah pemohon santunan kematian akibat penyakit Covid-19...

Sopir Mengantuk, Armada Sosor Truk Gandeng

PATI - Nasib apes dialami Subiyono (29). Karena mengantuk, sopir truk tangki pengangkut gamping bernomor polisi F 9487 FE itu kehilangan kontrol kendaraannya hingga...

1.775 Hektare Sawah Terendam Banjir

PEMALANG - Curah hujan yang tinggi yang belakangan ini terjadi menyebabkan 1.775 hektare sawah di Kabupaten Pemalang mengalami kebanjiran dan dipastikan sebagian wilayah mengalami...

Gus Yasin Sebut Para Santri Siap Sumbang Plasma Konvalesen

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendorong pondok pesantren untuk menjadi lumbung donor plasma konvalesen. Menurutnya, ponpes di Jateng yang sempat...

BBWS Menindaklanjuti Pembebasan Lahan Tanggul Jebol

KUDUS – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana akan melaksanakan penguatan pembebasan lahan sungai yang membuat tanggul jebol beberapa waktu lalu. Yakni di...

Pemprov Wajibkan CPNS Tandatangan Setia NKRI dan Antikorupsi

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meminta Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) menjaga integritas selama menjalankan tugas. Untuk memastikan hal itu, mereka...

Mahasiswa Sukses Kembangkan Bisnis Cupang

SEMARANG - Melemahnya sektor ekonomi Nasional akibat pandemi Covid-19 memaksa masyarakat untuk lebih kreatif dalam merintis maupun mengembangkan usaha guna kembali memulihkan kondisi ekonomi....

8 Orang Alami KIPI Usai Divaksin

SEMARANG – Pelaksanaan vaksinasi terhadap sejumlah tenaga kesehatan di Jawa Tengah berjalan lancar. Dari 1.900 an tenaga kesehatan yang divaksin, hanya ada delapan orang...

Dukungan Terhadap Calon Tunggal Kapolri Terus Mengalir

SEMARANG - Dukungan terhadap calon tunggal Kapolri Komjen Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si terus mengalir. Mulai dari kalangan tokoh agama, aktivis, hingga seniman. Ketua Forum...

13 Ribu Penerima Vaksin Baru Diusulkan

SEMARANG - Sebanyak 13 ribuan penerima vaksin baru diusulkan. Mereka rencananya akan dimasukkan dalam kategori sumber daya manusian (SDM) kesehatan atau orang-orang yang bekerja...