Jumat, Januari 22, 2021
Beranda Karesidenan Pati Kudus Desain Sendiri Batik Tulis Motif Menara

Desain Sendiri Batik Tulis Motif Menara

KUDUS – Pandemi tak membuat Said Aminudin berhenti berjualan dan memproduksi batik tulis. Pemilik kedai batik Sekar Jagad di Jalan Lambao RT 05 RW 04 Singocandi, Kudus, itu justru memamerkan batik motif menara ketika ditemui, Rabu (2/12).

Awal inisiatif membuat motif batik menara adalah karena keinginannya bahwa Kota Kretek memiliki khas batik tersendiri. Penjual batik yang menjual berbagai macam motif tersebut mengaku motif tersebut didesain langsung oleh istrinya.

Pengerjaan kain batik motif itu dilakukan di Kebumen. Mengingat di Kudus ia belum punya tempat produksi sendiri. “Ini semua pengerjaan kami lakukan di Kebumen. Saya punya tempat produksi di sana,” katanya.

Rencananya tahun depan ia akan membuka produksi sendiri di Kudus. Ia juga ingin membuka tempat pelatihan membatik. “Kami akan ajarkan teknik membatik yang baik, baik tulis maupun batik cap,” jelasnya.

Penjual batik yang memiliki koleksi motif dari berbagai daerah tersebut berharap, kedepan Kudus punya desa batik, seperti di daerah lain. Mengingat Kudus adalah kota wisata, banyak orang yang berkunjung, tentunya dengan adanya batik akan menambah khazanah oleh-oleh dari Kota Kretek.

BACA JUGA:  Anggaran Menurun, Target Porprov 2022 Tetap Tinggi

Selain menjual di kedainya, Said juga memasarkan batiknya melalui media online. Ia mengaku sudah menerima banyak pesanan untuk motif menara. “Pesanan sudah banyak, ada yang dari Kudus sendiri, ada juga yang dari luar kota. Kemarin juga ada yang pesan dari Kalimantan senilai Rp 30 juta,” paparnya.

Said menjelaskan, alasan kenapa motif itu dinamakan motif menara, karena di tengah-tengahnya tergambar Menara Kudus, salah satu ikon kebanggaan warga Kudus. Kemudian yang membuat unik dari yang lain menurut Said adalah adanya motif gabah utah dan dan daun tembakau di dalamnya. (cr5/gih)

Berita Populer

13 Ribu Penerima Vaksin Baru Diusulkan

SEMARANG - Sebanyak 13 ribuan penerima vaksin baru diusulkan. Mereka rencananya akan dimasukkan dalam kategori sumber daya manusian (SDM) kesehatan atau orang-orang yang bekerja...

Pemprov Jateng Genjot Ekspor Produk Herbal

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berusaha menggenjot ekspor produk herbal tahun ini. Produk ini dinilai banyak dibutuhkan sebagai salah satu penguat imun tubuh...

Mahasiswa Sukses Kembangkan Bisnis Cupang

SEMARANG - Melemahnya sektor ekonomi Nasional akibat pandemi Covid-19 memaksa masyarakat untuk lebih kreatif dalam merintis maupun mengembangkan usaha guna kembali memulihkan kondisi ekonomi....

Gunakan Mitos untuk Jaga Lingkungan

MAGELANG - Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang memiliki cara unik untuk menjaga kelestarian lingkungan. Selain memiliki peraturan desa (perdes) yang mengatur tentang lingkungan,...

Pemohon Santunan Kematian Covid-19 Capai 185 orang

KUDUS - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DSP3AP2KB) Kabupaten Kudus mencatat jumlah pemohon santunan kematian akibat penyakit Covid-19...

Terapi Plasma Konvalesen Beri Angin Segar

SEMARANG - Program terapi plasma konvalesen memberi angin segar penanganan Covid-19. Di Jawa Tengah sendiri, terdapat dua tempat yang dijadikan pengembangan terapi plasma, yakni...

Pemprov Wajibkan CPNS Tandatangan Setia NKRI dan Antikorupsi

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meminta Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) menjaga integritas selama menjalankan tugas. Untuk memastikan hal itu, mereka...

Belasan Nelayan Hilang Masih Dicari

JEPARA - Tim Regu Pencari dan Penolong (SAR) gabungan Jepara masih mencari belasan nelayan asal Kabupaten Batang yang dikabarkan hilang. Sebelumnya, kapal yang ditumpangi...

KNKT Lanjutkan Pencarian CVR

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melanjutkan pencarian kotak hitam “Cockpit Voice Recorder” (CVR). Meskipun, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat Sriwijaya Air...

Gus Yasin Sebut Para Santri Siap Sumbang Plasma Konvalesen

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendorong pondok pesantren untuk menjadi lumbung donor plasma konvalesen. Menurutnya, ponpes di Jateng yang sempat...