Rabu, Januari 27, 2021
Beranda Karesidenan Kedu Temanggung Dorong Keterampilan dan Produktivitas Pelaku UKM

Dorong Keterampilan dan Produktivitas Pelaku UKM

TEMANGGUNG – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Provinsi Jawa Tengah, mengadakan Pelatihan Keterampilan Usaha Produktif Bidang Hantaran di Hotel Aliyana, Temanggung. Pelatihan yang dilaksanakan Selasa (1/12) sampai dengan Jum’at (4/12) diikuti oleh 15 peserta dari Kabupaten Temangung dan 10 peserta dari Kota Magelang.

“UMKM jangan selalu menunggu program pelatihan dari pemerintah, tetapi UMKM dapat mencari sendiri program pelatihan dari sumber manapun, baik offline maupun online untuk mengembangkan kompetensi dan mengasah kreatifitas dalam berwirausaha,” ungkap Kepala Balai Pelatihan Koperasi UKM Jawa Tengah, Hatta Hatnansya Yunus, belum lama ini.

Ia menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan pelatihan dasar untuk meningkatkan kemampuan UMKM. Dalam sisi produk yang harus diikuti dengan peningkatan kemampuan dalam pengelolaan keuangan, pemasaran, operasional dan sumberdaya manusia.

“Pelatihan Hantaran ini menuntut peserta kreatif dan berimajinasi dalam merangkai dan membentuk hantaran sesuai adat, budaya, kepribadian serta selera konsumen,” imbuhnya.

Eryna Nursanti, narasumber dari Rumah Ambu Art Craft Gift dan Souvenir Temanggung menjelaskan, melalui pelatihan yang diikuti, peserta diberikan materi dan praktik langsung tentang cara pembuatan media hantaran yang disesuaikan dengan budaya yang ada di wilayah masing-masing peserta.

BACA JUGA:  Terasi Oven Sampai Luar Negeri Berkat Lapak Ganjar

“Pada dasarnya hantaran merupakan sebuah pemberian untuk seseorang yang dihormati, umumnya hanya masyarakat menggunakan hantaran untuk pengantin, tetapi sebenarnya hantaran bisa digunakan untuk ucapan terimakasih, kado untuk bayi, kado pernikahan, kado wisuda dan sebagainya,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, hantaran juga bisa dipadukan dengan berbagai produk UMKM, make up, cokelat dan produk lain yang bisa mendukung untuk prosmosi penjualan.

“Selain itu media hantaran juga bisa digunakan untuk berbagai jenis produk seperti pakaian, perhiasan, peralatan ibadah, body care, tas, sepatu, makanan tradisional, buah-buahan dan produk lain dengan filosofinya masing-masing,” tambahnya.

Eryna berharap, dari pelatihan yang diikuti peserta yang sebagian besar merupakan pengrajin hantaran bisa mendapatkan keterampilan yang bisa dikembangkan sebagai industri rumahan untuk meningkatkan pendapatan keluarga. (hms/yos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

KNKT Lanjutkan Pencarian CVR

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melanjutkan pencarian kotak hitam “Cockpit Voice Recorder” (CVR). Meskipun, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat Sriwijaya Air...

Pemprov Jateng Genjot Ekspor Produk Herbal

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berusaha menggenjot ekspor produk herbal tahun ini. Produk ini dinilai banyak dibutuhkan sebagai salah satu penguat imun tubuh...

Resmikan Musala, Bupati: Semoga Berkah

KUDUS - Kehadiran Musala yang representatif di Blok D2 Pasar Kliwon diharapkan mendatangkan berkah bagi pedagang. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus,...

Dampingi Gubernur, Hartopo Pastikan Vaksinasi Lancar

KUDUS - Guna mengakselerasi pemutusan rantai infeksi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus melakukan vaksinasi. Pada hari kedua, vaksinasi untuk tenaga kesehatan berjalan lancar....

Estafet Pembangunan akan Terus Berlanjut

PEMALANG - Saat ini, Kabupaten Pemalang sedang memasuki masa transisi menuju pergantian kepala daerah yang baru. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menjamin program...

UPGRIS Terjunkan 954 Mahasiswa KKN di Tujuh Provinsi

SEMARANG - Di tengah wabah pandemi Covid-19, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), kembali menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), kemarin. Penerjunan mahasiswa dilakukan melalui aplikasi...

31 Daerah di Jateng Canangkan Vaksinasi Serentak

SEMARANG -  31 kabupaten/ kota di Jawa Tengah akan mencanangkan vaksinasi hari ini, Senin (25/1). Hal itu menyusul sebanyak 248.600 dosis vaksin yang sudah...

Gus Yasin Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai

PEKALONGAN -  Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan. Menurutnya, itu penting...

Ganjar Sebut PPKM Berdampak Positif

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebutkan, pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid I berdampak positif. Hal tersebut mengacu pada tingkat keterpakaian...

Ganjar Lepas Relawan Penanganan Gempa di Sulbar

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengirimkan sejumlah relawan ke Sulawesi Barat untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di wilayah tersebut. Sebanyak 15...