Dua Pemuda Pindahkan Pasar ke Internet

  • Bagikan
Imron Amirullah saat menunjukkan website Pasarkudus.com
INOVASI: Imron Amirullah saat menunjukkan website Pasarkudus.com yang menyediakan kebutuhan pokok, Kamis (3/12). (SYAMSUL HADI/ LINGKAR JATENG)

KUDUS – Dua pemuda di Kabupaten Kudus, bernama Imron Amirullah dan Muhamad Iqbal Faza berhasil membuat inovasi di bidang perdagangan. Mereka membuat laman bernama pasarkudus.com yang mempermudah jual beli dan menekan penyebaran Covid-19 di daerah setempat.

Terobosan yang dilakukan dua pemuda itu, mulai sejak Juli 2020 lalu. Dimana ide tersebut muncul dengan alasan adanya wabah pandemi Covid-19. Ia menjelaskan, upaya ini dilakukan guna mencegah kerumunan antara pedagang dan pembeli.

“Ide itu muncul memang dengan alasan kondisi sekarang. Biar orang-orang mudah dalam membeli kebutuhan di pasar. Di Pasarkudus.com mereka dipermudah untuk berbelanja, tidak harus mengunduh aplikasi pula, hanya melalui website,” ucapnya Kamis (3/12).

Imron berperan untuk mempromosikan website tersebut melalui media sosial, seperti Instagram dan Facebook. Sementara Muhammad Iqbal Faza, bertugas sebagai operasional. Yakni mengecek stok pangan di salah satu pasar di wilayah Jekulo, Kudus. Sekaligus juga membersihkan barang dagangan dan mengemas pesanan sebelum diantar ke kediaman konsumen.

Ia melanjutkan, kebutuhan dapur yang tersedia di lapak online ini mulai dari sayur, bumbu dapur, buah, daging, ikan, dan makanan beku. Untuk nominal harganya sudah tercantum di dalam website dan jelas.

BACA JUGA:  Telepunan Dukcapil, Mudahkan Dapat Informasi dari Disdukcapil Kudus

“Kami menjangkau di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. Minimal pesan atau order Rp 50 ribu. Bisa melalui transfer dan COD (Cash On Delivery),” terangnya.

Imron meneruskan, tiap harga yang dijual lebih tinggi sebesar 20 persen. Hal itu diakuinya untuk biaya operasional website dan kurir dalam mengantar pesanan ke konsumen.

“Untuk ordernya, misal order hari ini, barangnya baru kami antar besok. Karena kami membeli sayuran kalau pagi, jika sudah siang layu. Dan maksimal order sampai 08.00 malam,” jelasnya.

Selama ini, paling banyak pesanan yang sudah masuk di website tersebut kebanyakan berasal dari Kecamatan Kota, Kecamatan Jekulo, dan Kecamatan Mejobo. Serta rata-rata orang perumahan yang sibuk dengan aktivitasnya. Sehingga adanya website tersebut bisa mempermudah.

Imron mengharapkan, agar perkembangannya semakin kedepan semakin membaik. Khususnya dalam segi pemasaran dan peminat masyarakat dalam menggunakannya.

“Selain itu, agar semakin kedepan bisa menambahkan produk-produk lagi di website kami ini. Seperti perabotan rumah tangga dan sebagainnya,” imbuhnya.(sam/akh)

  • Bagikan