Jumat, Januari 22, 2021
Beranda Karesidenan Pekalongan Pemalang Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

SEMARANG – Belum lama ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka dapat dilakukan pada Januari 2021. Berbagai persiapan dilakukan untuk membuka kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

Di Jawa Tengah, Gubernur Ganjar Pranowo mengecek persiapan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah. Pekan lalu orang nomor satu di Jateng ini mengecek SMA N 3 Semarang, sedangkan pekan ini ia mengecek SMK N Jawa Tengah.

Sejauh ini sudah ada 34 sekolah yang uji coba pembelajaran tatap muka dengan aturan yang ketat. Ke-34 sekolah tersebut terdiri atas 16 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 18 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di 13 cabang Dinas Pendidikan di Jawa Tengah.

Salah satu sekolah yang telah melakukan persiapn KBM tatap muka yakni SMA  N 8 Semarang. Berbagai persiapan mulai sarana prasarana sudah dipersiapkan pihak sekolah.

Kepala Sekolah SMA N 8 Semarang, Sugiyo mengatakan, pihaknya telah lama menyiapkan sarana prasana untuk protokol kesehatan di sekolah. Bahkan pihaknya telah membentuk Satgas atau panitia khusus jika pembelajaran tatap muka dilangsungkan.

“Mengedarkan angket ke orang tua, itu kita lakukan. Karena apapun yang namanya pembelajaran tatap muka itu harus melalui persetujuan orang tua,” ujarnya, Kamis (3/12).

BACA JUGA:  Tingkatkan Kualitas Makanan, Dinkes Pemalang Lakukan Sertifikasi

Sugiyo menambahkan, saat ini yang belum dilakukan oleh pihanya yakni meminta izin ke Cabang Dinas Pendidikan. Karena, kata dia, untuk simulasi hanya ditunjuk beberapa sekolah.

Sementara itu terkait dengan sarana juga telah disiapkan, seperti tempat cuci tangan yang disediakan setiap kelas, sabun, thermogun dan juga hand sanitizer. Kemudian ruang transit juga telah disiapkan, jika nantinya ada siswa yang memiliki panas diatas 37 derajat. Bahkan pihak sekolah juga telah melakukan kerjasama dengan puskesmas terdekat.

“Kalau nanti ada anak yang mungkin terindikasi ada gejala-gejala itu kita langsung periksa. Karena mau tidak mau harus ahlinya,” imbuhnya.

Terkait dengan akan dimulainya KBM tatap muka, Sugiyo menyambut baik kebijakan tersebut. Meskipun nanti di awal masih dilakukan dengan cara daring dan luring.

“Kalau sekolah senang, pembelajaran jarak jauh itu sulit. Kita mengajar sasarannya apa, kena apa tidak, kita tidak tau. Karena akan mengikuti atau tidak tidak mengetahui. Terkadang ada anak yang fotonya tidak dihilangkan. Kalau tidak ada fotonya kan mereka bebas mau kemana-mana,” terangnya. (fat/gih)

Berita Populer

Plt Bupati Pacu Kinerja Perangkat Daerah

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus mengupayakan yang terbaik untuk segala hal yang ada di wilayahnya. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan penghargaan kepada...

Pemohon Santunan Kematian Covid-19 Capai 185 orang

KUDUS - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DSP3AP2KB) Kabupaten Kudus mencatat jumlah pemohon santunan kematian akibat penyakit Covid-19...

Mahasiswa Sukses Kembangkan Bisnis Cupang

SEMARANG - Melemahnya sektor ekonomi Nasional akibat pandemi Covid-19 memaksa masyarakat untuk lebih kreatif dalam merintis maupun mengembangkan usaha guna kembali memulihkan kondisi ekonomi....

Sopir Mengantuk, Armada Sosor Truk Gandeng

PATI - Nasib apes dialami Subiyono (29). Karena mengantuk, sopir truk tangki pengangkut gamping bernomor polisi F 9487 FE itu kehilangan kontrol kendaraannya hingga...

Terapi Plasma Konvalesen Beri Angin Segar

SEMARANG - Program terapi plasma konvalesen memberi angin segar penanganan Covid-19. Di Jawa Tengah sendiri, terdapat dua tempat yang dijadikan pengembangan terapi plasma, yakni...

8 Orang Alami KIPI Usai Divaksin

SEMARANG – Pelaksanaan vaksinasi terhadap sejumlah tenaga kesehatan di Jawa Tengah berjalan lancar. Dari 1.900 an tenaga kesehatan yang divaksin, hanya ada delapan orang...

Gunakan Mitos untuk Jaga Lingkungan

MAGELANG - Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang memiliki cara unik untuk menjaga kelestarian lingkungan. Selain memiliki peraturan desa (perdes) yang mengatur tentang lingkungan,...

Gus Yasin Sebut Para Santri Siap Sumbang Plasma Konvalesen

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendorong pondok pesantren untuk menjadi lumbung donor plasma konvalesen. Menurutnya, ponpes di Jateng yang sempat...

Ganjar Pastikan Tempat Isolasi Aman

SEMARANG - Kasus Covid-19 di Jawa Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Bahkan, per Selasa (19/1), total kasus kematian sudah menembus angka 7 ribu jiwa. Menurut...

KNKT Lanjutkan Pencarian CVR

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melanjutkan pencarian kotak hitam “Cockpit Voice Recorder” (CVR). Meskipun, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat Sriwijaya Air...