Penyusunan RPMJD Libatkan Seluruh Stakeholder

  • Bagikan
Kepala bidang Pemuda dan olahraga Shobirin
PAPARAN: Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Shobirin Sedang menyampaikan materi focus group discussion kepada stakeholder kepemudaan dan olahraga. (AFIFUDIN/ LINGKAR JATENG)

PEMALANG – Guna mempersiapkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPMJD), Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menggelar Focus group discussion. Dalam diskusi tersebut mngangkat isu tentang strategis pengembangan potensi kepemudaan dan olahraga di Kabupaten Pemalang.

Kepala bidang Pemuda dan Olahraga, Shobirin mengatakan, adanya kegiatan ini dilakukan untuk menggali kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara nyata. Dalam hal ini tentang kepemudaan.

“Kami mengajak seluruh stakeholder kepemudaan serta olahraga untuk berdiskusi, nantinya hasil diskusi akan disusun dalam RPMJD,” katanya.

Shobirin melanjutkan, dengan adanya berbagai macam stakeholder harapan bisa mendapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang sesungguhnya. Selanjutnya, kegiatan ini juga diselenggarakan untuk menciptakan pola komunikasi dan koordinasi yang baik agar tidak saling lempar tanggungan antara satu dengan yang lain.

“Dari komunikasi yang baik nantinya akan menjadikan koordinasi yang baik, yang berujung dengan program yang baik serta berakhir dengan prestasi yang baik,” lanjutnya.

Lebih detail Shobirin menjelaskan, Seluruh stakeholder harus menjalin komunikasi yang baik. Terutama untuk menyamakan persepsi bahwa tugas mereka adalah melakukan percepatan pembangunan kepemudaan di wilayahnya masing-masing.

BACA JUGA:  Masyarakat Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

“Untuk saat ini pola komunikasi semacam itu belum terjalin. Mulai tahun 2021 mendatang kami akan membangun komunikasi yang baik dengan tagline harmonisasi stakeholder kepemudaan dan olahraga,” imbuhnya.

Shobirin mengatakan, terkait dengan adanya pergantian pucuk pimpinan Kabupaten Pemalang, pihaknya berharap pemuda dan olahraga jadi prioritas pembangunan. Sehingga tidak hanya sekedar fisik saja tapi non fisik juga digarap.

“Dengan penyediaan fasilitas keolahragaan seperti sport center ada pelatihan berjenjang dan terfasilitasi, dan itu semua kalau di prioritaskan akan di anggarkan secara maksimal,” pungkasnya.

Pada akhir acara, masing-masing dari peserta mengumpulkan rekomendasi untuk menyusun RPMJD. Nantinya rekomendasi tersebut akan di proses lagi lewat penajaman pembahasan. (cr1/fat)

  • Bagikan