Rabu, Januari 27, 2021
Beranda Edukasi Membudayakan Kejujuran Menjadi Kesuksesan Siswa

Membudayakan Kejujuran Menjadi Kesuksesan Siswa

SEMARANG – Tantangan nyata bagi dunia pendidikan di tengah pandemi Covid-19 yakni mengubah desain pendidikan tatap muka menjadi online teaching atau pembelajaran secara daring. Hingga saat ini banyak sekolah masih menggelar pembelajaran dengan sistem daring.

Dengan tidak adanya kegiatan belajar mengajar dan ekstrakulikuler disekolah membuat beberapa sekolah mengurangi mengirim anak didik mereka mengikuti perlombaan. Meskipun ada beberapa sekolah yang tetap mengirimkan, namun kegiatan lomba dilakukan secara daring.

Salah satu sekolah yang tetap berprestasi yakni SMA N 2 Semarang. Hingga semester awal tahun ajaran 2020/2021 para pelajar sekolah ini telah meraih 70 penghargaan baik level kota, provinsi ataupun nasional.

Kepala Sekolah SMA N 2 Semarang, Yuwana mengatakan di situasi normal sekolahnya bisa meraih 150 hingga 200 juara setiap tahunnya. Meskipun saat ini masih dalam situasi pandemi sekolahnya tidak berkurang dalam prestasi.

Yuwana menerangkan jika prestasi gemilang yang diraih oleh anak didiknya itu tidak terlepas dari penanaman nilai yang dilakukan oleh para guru kepada para siswa. “Terbiasa bersaing sehat, kemudian terbiasa berprestasi itu kita sudah terbiasa,” ujarnya.

Karena terbiasa bersaingan secara sehat, Yuwana menambahkan, anak didiknya justru yang mencari guru untuk dibimbing untuk mengikuti perlombaan. Meskipun saat ini bimbingan dilakukan secara daring. Bahkan salah satu guru di SMA N 2 Semarang mendapatkan penghargaan karena prestasi membimbing secara online tersebut.

BACA JUGA:  KBM Tatap Muka SMP di Boyolali Mulai September

Tidak hanya membudayakan untuk berkompetisi secara sehat saja. Yuwana juga menanamkan budaya integritas dan kejujuran kepada anak didiknya.

“Dikejujuran, budaya kami itu hanya menuliskan kalau menemukan atau kehilangan. Perbandingan menemukan dan kehilangan itu adalah satu banding dua puluh. Satu kehilangan, menemukannya dua puluh. Itu bukti integritas sudah terbangun, kalau bukan miliknya tidak akan mengambil,” terangnya.

Menurutnya, integritas seperti itu terbangun dari kebiasaan baik. Mulai dari menghormati yang lebih tua, saat beribadah mereka melaksanakan tepat waktu, kemudian dengan temannya juga kasih sayang.

Sekolah yang memiliki branding SMA N 2 Semarang Berbudaya ini berharap para siswanya memiliki budi pekerti yang luhur dengan jiwa yang bagus. Sehingga mereka memiliki akhlak yang mulia.

Disekolah ini kita bangun dengan Budaya. Jadi membangun sekolah itu membudayakan budaya baik. Sehingga budaya baik itu nanti akan berlanjut dan dibawa kemana dia berada. Kita membangun manusia, sasaran akhirnya itu akhlak mulia. Jadi sasarannya adalah seperti itu,” ujar kepala sekolah yang menjabat di SMA N 2 Semarang sejak 2017 ini. (fat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Populer

Pembebasan Lahan Ganjal Pembangunan Tol Semarang-Demak

SEMARANG – Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak masih terus berlanjut. Meski begitu, pembebsan lahan masih menjadi problem utama. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo megatakan, kendala pembebasan...

Dampingi Gubernur, Hartopo Pastikan Vaksinasi Lancar

KUDUS - Guna mengakselerasi pemutusan rantai infeksi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus melakukan vaksinasi. Pada hari kedua, vaksinasi untuk tenaga kesehatan berjalan lancar....

Ganjar Pesan 100 Unit GeNose

SEMARANG – Inovasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mendapat sambutan baik oleh pemerintah pusat. Alat pendeteksi buatannya, yakni GeNose C19 resmi dijadikan alat uji resmi...

DPRD Kawal Kartu Tani dan Distribusi Pupuk

PATI - Proses pembuatan kartu tani yang berbelit-berbelit ditengarai menjadi penyebab masih banyak petani kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. Hal tersebut menjadi perhatian Dewan Perwakilan...

Estafet Pembangunan akan Terus Berlanjut

PEMALANG - Saat ini, Kabupaten Pemalang sedang memasuki masa transisi menuju pergantian kepala daerah yang baru. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menjamin program...

31 Daerah di Jateng Canangkan Vaksinasi Serentak

SEMARANG -  31 kabupaten/ kota di Jawa Tengah akan mencanangkan vaksinasi hari ini, Senin (25/1). Hal itu menyusul sebanyak 248.600 dosis vaksin yang sudah...

Pemprov Jateng Genjot Ekspor Produk Herbal

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berusaha menggenjot ekspor produk herbal tahun ini. Produk ini dinilai banyak dibutuhkan sebagai salah satu penguat imun tubuh...

Resmikan Musala, Bupati: Semoga Berkah

KUDUS - Kehadiran Musala yang representatif di Blok D2 Pasar Kliwon diharapkan mendatangkan berkah bagi pedagang. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus,...

Hartopo: Grogi Divaksin karena Sangat Percaya

KUDUS - Guna memberikan teladan bagi masyarakat, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, H.M. Hartopo menjadi orang pertama di Kota Kretek yang disuntik vaksin Covid-19...

Gus Yasin Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai

PEKALONGAN -  Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan. Menurutnya, itu penting...