Penambalan Sementara, Antisipasi Banyaknya Lubang

  • Bagikan
penambalan Jalan DI Pandjaitan
GOTONG-ROYONG: Sejumlah warga ikut serta membantu proses penambalan Jalan DI Pandjaitan, Senin (11/1). (AFIFUDIN/ LINGKAR JATENG)

PEMALANG Banyaknya jalan berlubang di sepanjang jl. DI Pandjaitan menyebabkan terjadinya banyak lakalantas. Dalam menanggapi hal tersebut Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pemalang melakukan proses penambalan.

Kepala Bidang Bina Marga (DPU) Kabupaten Pemalang Yudhi Kuswoyo mengatakan, sampai kemarin proses penambalan di Jalan DI Pandjaitan sudah memasuki hari keempat.  Semua ruas jalan tersebut nantinya akan kita patching.

“Dengan ruas jalan sepanjang 3 kilometer dua lajur dan lebar perlajurnya itu 4,5 sampai 5 meter, rencananya pekerjaan ini akan memakn waktu hingga dua minggu, tergantung cuaca juga,” katanya.

Yudhi melanjutkan, proses penambalan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi sementara terhadap banyaknya lubang. Selain membuat pengguna jalan lebih nyaman, tentunya juga agar pengguna jalan lebih aman dan dapat menekan angka lakalantas di daerah tersebut.

Selanjutnya sebanyak 20 dump truk sudah membawakan material, proses perbaikan pun langsung dilakukan oleh pihak DPU. “Sementara ini kita timbun dulu biar tidak ada lubang, mengingat ini bukan proyek, hanya inisiatif dari DPU. Terkait pekerjaannya, nanti menggunakan sistem lelang untuk swakelola,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam dan Telur tak Stabil

Untuk program 2021 rencananya DPU akan melanjutkan pelebaran jalan disebelah barat Jalan DI Pandjaitan. Pengerjaan itu melanjutkan program di 2019 dengan total anggaran sebanyak Rp 3 miliar.

Yudhi berharap pihaknya bisa diberi alokasi dana yang memadai supaya bisa menangani masalah infrastruktur jalan di daerah Pemalang. Mengingat saat ini banyak kondisi pemantapan jalan yang rendah.

“Untuk jalan, kami akan fokus ke bagian lokal primer kabupaten atau jalan antar kecamatan sebagai program yang akan dikerjakan. Tentunya kami juga perlu dukungan pembiayaan untuk program ini dari pemerintah kabupaten,” ujarnya. (cr1/fat)

  • Bagikan