Rabu, Januari 27, 2021
Beranda Nasional Pesan Syeikh Ali Jaber: Jaga Sholat, Jaga Ummi

Pesan Syeikh Ali Jaber: Jaga Sholat, Jaga Ummi

MATARAM – Almarhum Syeikh Ali Jaber memiliki pesan semasa masih hidup kepada keluarga, terutama kepada putra sulungya Al Hasan Ali Jaber. Pesan tersebut yaitu tetap selalu menjaga shalat dan menjaga ibunya.

“Pesannya dari dulu selalu jaga shalat, jaga shalat, jaga shalat, jangan tinggalkan shalat karena shalat itu tiang agama. Terus jangan lupa jaga ibu dan keluarga,” ujar Al Hasan Ali Jaber saat ditemui di rumahnya di Jalan Ade Irma Suryani, Kota Mataram, Kamis (14/1).

Al Hasan Ali Jaber mengaku, dirinya dan keluarga mengikhlaskan kepergian Syeikh Ali Jaber. Meski demikian, dirinya tidak memiliki firasat apapun terkait meninggalnya sang ayah. “Kalau firasat tidak ada sama sekali,” terangnya.

Menurutnya, semasa hidup Syeikh Ali Jaber tidak pernah meminta dirinya untuk meneruskan pekerjaan almarhum sebagai seorang pendakwah. Karena pesan almarhum kepada dirinya untuk tetap selalu menjaga shalat dan tidak meninggalkan shalat.

“Belum ada, cuman yang selalu beliau pesan itu jaga shalat, karena insyaAllah kalau shalat lancar maka hidup akan dipermudah, terus jangan lupa mengkhatamkan Alquran,” ucap putra sulung Syeikh Ali Jaber ini.

Sebelum kembali ke Lombok pada Senin (11/1) lalu, dirinya lama berada di Jakarta untuk memantau kondisi Syeikh Ali Jaber selama dalam perawatan di rumah sakit.

“Karena kondisinya beliau terus membaik, saya akhirnya memutuskan pulang, tapi pada Kamis (14/1) pagi kami dikabarkan bahwa kondisi Syeikh Ali Jaber terus menurun, oksigen turun dan panasnya naik. Tapi meninggalnya Syeikh Ali Jaber dalam kondisi negatif Covid-19,” jelasnya.

BACA JUGA:  8 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung

Sementara itu, sepupu sekaligus sahabat dekat Syeikh Ali Jaber, Abdurrahman Husain Jaber, mengaku mengenal sosok Syeikh Ali Jaber sosok yang ramah dan santun serta pemurah. Karena selama masa hidup baik sebelum dan sesudah menjadi pendakwah kondang almarhum Syeikh Ali Jaber selalu membantu orang lain.

“Pernah di salah satu minimarket pada malam hari beliau membantu seorang ibu yang lagi kesusahan karena memikirkan biaya operasi keluarganya. Oleh Syeikh Ali Jaber, ibu yang mengaku kesusahan tersebut diberikan uang Rp 5 juta, padahal beliau saat itu tidak mengenal siapa ibu tersebut dan uang yang dibawa Syeikh Ali Jaber hanya itu, bahkan setelah itu kondisi ibu itu selama keluarganya mendapat perawatan tetap mendapat perhatian Syeikh Ali Jaber,” terangnya.

Oleh karena itu, mendapat kabar Syeikh Ali Jaber meninggal dunia, dirinya teringat dengan jasa-jasa baik Syeikh Ali Jaber yang tidak pernah memandang siapapun orang yang dibantu. “Kami semua berharap semoga beliau diterima di sisi Allah,” katanya.

Sementara di rumah duka di Jalan Ade Irma Suryani, Kota Mataram, NTB yang merupakan rumah mertua Syekh Ali Jaber dipenuhi pelayat yang ingin bertemu pihak keluarga. Mereka menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Syeikh Ali Jaber. (ara/gih)

Berita Populer

Realisasi APBD 2020 Mampu Capai 97,93%

SEMARANG - Dihadapkan pada berbagai tantangan di masa pandemi, Pemerintah Kota Semarang tetap terus berkomitmen mengoptimalkan pelayanan. Tidak hanya pelayanan berbagai program pembangunan untuk...

Plt Bupati Pacu Kinerja Perangkat Daerah

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus mengupayakan yang terbaik untuk segala hal yang ada di wilayahnya. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan penghargaan kepada...

Estafet Pembangunan akan Terus Berlanjut

PEMALANG - Saat ini, Kabupaten Pemalang sedang memasuki masa transisi menuju pergantian kepala daerah yang baru. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menjamin program...

Ganjar Sebut PPKM Berdampak Positif

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebutkan, pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid I berdampak positif. Hal tersebut mengacu pada tingkat keterpakaian...

Ganjar Pesan 100 Unit GeNose

SEMARANG – Inovasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mendapat sambutan baik oleh pemerintah pusat. Alat pendeteksi buatannya, yakni GeNose C19 resmi dijadikan alat uji resmi...

Ganjar Lepas Relawan Penanganan Gempa di Sulbar

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengirimkan sejumlah relawan ke Sulawesi Barat untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di wilayah tersebut. Sebanyak 15...

UPGRIS Terjunkan 954 Mahasiswa KKN di Tujuh Provinsi

SEMARANG - Di tengah wabah pandemi Covid-19, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), kembali menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), kemarin. Penerjunan mahasiswa dilakukan melalui aplikasi...

Pemprov Jateng Genjot Ekspor Produk Herbal

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berusaha menggenjot ekspor produk herbal tahun ini. Produk ini dinilai banyak dibutuhkan sebagai salah satu penguat imun tubuh...

31 Daerah di Jateng Canangkan Vaksinasi Serentak

SEMARANG -  31 kabupaten/ kota di Jawa Tengah akan mencanangkan vaksinasi hari ini, Senin (25/1). Hal itu menyusul sebanyak 248.600 dosis vaksin yang sudah...

Dampingi Gubernur, Hartopo Pastikan Vaksinasi Lancar

KUDUS - Guna mengakselerasi pemutusan rantai infeksi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus melakukan vaksinasi. Pada hari kedua, vaksinasi untuk tenaga kesehatan berjalan lancar....