BBWS Menindaklanjuti Pembebasan Lahan Tanggul Jebol

  • Bagikan
jembatan darurat di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kudus
PENANGANAN: Pihak BBWS Pemali Juana, Pemdes Setempat, dan Pemkab Kudus, beserta Relawan BPBD saat membangun jembatan darurat di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kudus (5/1). (SYAMSUL HADI/ JOGLO JATENG)

KUDUS – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana akan melaksanakan penguatan pembebasan lahan sungai yang membuat tanggul jebol beberapa waktu lalu. Yakni di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Tanggul tersebut berhasil ditutup kembali dengan penanganan darurat per Selasa (5/1) atas kerja sama Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Pemerintahan Kabupaten Kudus.

“Sudah berhasil ditutup, untuk langkah selanjutnya akan kami lakukan pembebasan lahan sungai untuk penguatan tanggul darurat agar permasalahan bisa terselesaikan dengan lebih baik,” ucap Budi Santoso selaku perwakilan dari BBWS Pemali Juana, Jumat (15/1).

Dari hasil kesepakatan pihak desa dan Pemkab, tanah yang terkena normalisasi akan dilakukan splitzing atau pemecahan sertifikat menjadi beberapa bagian. Prosesi ini akan dilakukan di Kantor Badan Pertanahan.

“Sekaligus juga dilakukan pembaruan sertifikat tanah. Sekarang sedang diproses oleh Pemkab Kudus,” jelasnya.

Sebagai informasi, Tanggul Sungai Gelis, Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, jebol pada (1/1). Insiden ini mengakibatkan puluhan rumah warga terendam banjir.

BACA JUGA:  Galang Dana, BEM UMK Beri Bantuan untuk Korban Banjir

Jebolnya tanggul tersebut mencapai sekitar 25 sampai 30 meter sehingga memutus akses jalan Dusun Goleng. Ia juga mengakibatkan satu mobil terseret arus banjir saat hendak melewati genangan. (sam/abu)

  • Bagikan