Belasan Nelayan Hilang Masih Dicari

  • Bagikan
Nelayan Hilang
PERJUANGAN: Evakuasi nelayan asal Batang yang berhasil diselamatkan oleh nelayan asal Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, di perairan Pailus Jepara. (ANTARA/ JOGLO JATENG)

JEPARA – Tim Regu Pencari dan Penolong (SAR) gabungan Jepara masih mencari belasan nelayan asal Kabupaten Batang yang dikabarkan hilang. Sebelumnya, kapal yang ditumpangi mereka kecelakaan di Perairan Batang. Dua nelayan berhasil diselamatkan nelayan Jepara.

“Proses pencarian nelayan asal Batang masih kami lakukan bersama tim gabungan di Jepara sejak Kamis (7/1) setelah menerima informasi adanya dua nelayan asal Batang yang diselamatkan oleh nelayan Mlonggo, Jepara,” kata Koordinator Basarnas Pos SAR Jepara Wisnu Yuas di Jepara, beberapa waktu lalu.

Posko gabungan SAR laka laut KMN Berkah Abadi dengan pusat posko di Kantor Pelabuhan Kartini Jepara pun dibentuk, juga Posko Pantai Bayuran dan Posko Pantai Pailus. Hingga hari ke tiga pencarian, jelas Wisnu, pihaknya belum mendapatkan hasil keberadaan nelayan asal Batang tersebut. Pencarian juga dilakukan oleh Tim Basarnas Surabaya karena diperkirakan nelayan tersebut hanyut hingga menuju Laut Tuban.

Pencarian nelayan di Laut Jepara melibatkan berbagai pihak terkait dengan menerjunkan kapal RIP (Rigit Inflatable Boat) dari Basarnas Semarang dan kapal RIB (Rigid Inflatable Boat) Pos SAR Jepara dan perahu karet dari Polair, serta kapal cepat sea rider Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). 50 personel dilibatkan khusus dari pos pencarian di Jepara.

BACA JUGA:  Pemudik dari Bali Jalani Karantina di BLK Jepara

Berdasarkan informasi yang diterima, kecelakaan kapal cantrang dengan 14 anak buah kapal (ABK) tersebut disebabkan tabrakan dengan kapal tangker dari arah Jakarta tujuan Surabaya. Haluan depan kiri kapal pun bocor dan tenggelam.

Saat itu, 14 ABK membuat rakit untuk menyelamatkan diri, namun seorang ABK meninggal dan ditempatkan di tengah rakit. Nahas, jenazah terlepas dan hilang saat terjadi ombak besar. (ara/abu)

  • Bagikan