1.775 Hektare Sawah Terendam Banjir

  • Bagikan
sawah yang tergenang banjir
PARAH: Kondisi sawah yang tergenang banjir beberapa waktu lalu di Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan. (ISTIMEWA / JOGLO JATENG)

PEMALANG – Curah hujan yang tinggi yang belakangan ini terjadi menyebabkan 1.775 hektare sawah di Kabupaten Pemalang mengalami kebanjiran dan dipastikan sebagian wilayah mengalami gagal panen. Seksi Pembenihan dan Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Pemalang, Faya mengatakan data ini dihimpun sejak 1 sampai 15 Januari.

“Berdasarkan data per-tengah bulanan tanggal 1 sampai 15 Januari, dari Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT),” ujarnya, Selasa (19/1).

Faya melanjutkan, ribuan hektare sawah terdampak banjir tersebut tersebar di berbagai wilayah di Pemalang. Di antaranya Kecamatan Taman 37 hektare, Petarukan 1.676 hektare, Ampelgading 41 hektare, dan Comal 21 hektare.

Ia menambahkan, meski mengalami kebanjiran sebanyak ribuan hektar di berbagai tempat, tetapi hanya puluhan hektare sawah saja yang dipastikan mengalami gagal panen. Kecamatan Petarukan menjadi wilayah yang terdampak paling luas.

“Sawah gagal panen (puso) juga hanya terjadi di Kecamatan Petarukan yaitu 43 hektare,” imbuhnya.

Faya mengaku kejadian ini merupakan kejadian yang jarang dialami daerah kabupaten Pemalang. Meskipun tergenang, tahun-tahun lalu tidak sampai terjadi gagal panen.

BACA JUGA:  Beri Bantuan Pupuk, Kementan Dukung Perkembangan Pertanian

“Kalau tahun kemarin memang terdampak banjir, tapi tidak sampai puso, malah 3.500 (hektare),” jelasnya.(cr1/akh)

  • Bagikan