Dewan Nilai PPKM Efektif Tekan Covid-19

  • Bagikan
Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi
Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi. (ACHWAN / JOGLO JATENG)

PATI – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada periode pertama disebut efektif mengurangi peningkatan angka penularan wabah Covid-19. Pembatasan sosial ketat sejak 11 Januari lalu itu sanggup menekan penularan yang sempat tak terkendali. Meskipun menimbulkan pro-kontra, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendukung perpanjangan PPKM hingga 8 Februari mendatang.

Hardi, Wakil Ketua DPRD Pati menyebut kebijakan pembatasan sosial secara ketat ini menjadi solusi yang baik di tengah upaya pemerintah dalam menurunkan angka infeksi. Pasalnya, Pati sempat menduduki peringkat tinggi angka penyebaran Covid-19 di tingkat regional.

“Meski belum sempurna, PPKM berdampak baik, karena menurut datanya sendiri Kabupaten Pati juga sudah tutun banyak saat ini,” terang Hardi di Pati, Kamis (28/1).

Dalam masa perpanjangan PPKM, ia megatakan nyaris tak ada yang berbeda dengan PPKM sebelumnya. Namun ada perpanjangan jam operasional bagi toko swalayan dan mal yang semula tutup pukul 19.00 malam menjadi pukul 21.00. “Untuk aturan lainnya masih sama. Menyesuaikan instruksi pusat. Pastinya dihitung sesuai perkembangan data nasional,” jelasnya.

BACA JUGA:  Diduga untuk Prostitusi, 26 Bangunan Congyok Juwana Dirobohkan

Ia berharap agar perpanjangan PPKM ini berjalan efektif hanya sampai tanggal 8 Februari mendatang. Agar selanjutnya kehidupan masyarakat bisa berjalan normal dengan kedisiplinan prokes seperti yang diharapkan.

“Masyarakat harus sadar, tidak membuat kerumunan, dan menaati aturan selama program PPKM ini agar pandemi bisa segera berakhir,” tambahnya.

Menurutnya, upaya pencegahan dan penanganan wabah ini tidak hanya bertumpu pada tenaga kesehatan dan pemerintah saja, melainkan butuh kerja sama dari semua pihak. Untuk diketahui, kasus positif aktif yang terkonfirmasi di Pati saat ini ialah 66 orang. Sementara, kasus kematian akibat positif Covid-19 hingga saat ini telah mencapai 299.

Selain itu, politisi Partai Gerindra tersebut juga menyinggung soal vaksinasi. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tidak perlu takut pada program vaksinasi. Sebab, vaksininasi bertujuan agar mempertebal sistem imun tubuh dari virus.

“Masyarakat tak perlu khawatir. Vaksin ini aman dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” tandasnya. (cr4/abu)

  • Bagikan