Bersama Karang Taruna dan Imaken, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hijaukan Desa Peron

  • Bagikan
Mahasiswa KKN UIN Walisongo
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Kelompok 57 bersama Ikatan Mahasiswa Kendal (IMAKEN) dan Karang Taruna berkolaborasi menanam ratusan pohon di Desa Peron, Kabupaten Kendal. Senin, (1/02/2021). (HUMAS / JOGLO JATENG)

KENDAL – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Kelompok 57 bersama Ikatan Mahasiswa Kendal (IMAKEN) dan Karang Taruna berkolaborasi menanam ratusan pohon di Desa Peron, Kabupaten Kendal. Senin, (1/02/2021).

Kegiatan yang dihadiri secara langsung oleh Kepala Desa Peron tersebut menanam bibit buah-buahan dan tanaman trembesi.

Ketua Koordinator Desa, Supriyanto mengatakan bahwa acara ini merupakan inisiatif dari teman-teman KKN dan Imaken yang kebetulan mempunyai program kerja yang sama.

Ia menambahkan acara tersebut di buat karena melihat cuaca di kabupaten Kendal yang rawan terjadinya banjir.

“Seperti yan kita ketahui bersama, setiap hari di Kabupaten Kendal selalu turun hujan lebat. Makanya semoga tanaman ini bisa menyerap debit air hujan tersebut”, ucap Supri.

Mahasiswa yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Imaken ini berharap agar kegiatan ini bisa mengedukasi warga akan pentingnya pohon bagi kehidupan manusia.

“Dengan ini, semoga masyarakat Kendal bisa peka dan sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan pohon di sekitar kita”, kata Supri.

BACA JUGA:  Lawan Corona dengan Sejahtera Secara Psikologis

Kepala Desa Peron, Erna Hermawati berterimakasih kepada Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang telah berinisiatif untuk membantu penghijauan kepada desanya.

“Harapan saya semoga dengan pemberian bibit pohon ini dapat menjadikan Desa Peron lebih asri dan lestari”, ucap Erna.

Erna juga berharap kepada karang taruna di desanya agar senantiasa menjaga dan merawat tumbuhan yang akan di tanam tersebut.

“Kepada karang taruna, tolong bisa bergotong royong merawat tanaman ini agar desa kita tetap hijau dan sejuk”, ucapnya.

Pembimbing Imaken Bidang Lingkungan Warsito menerangkan bahwa Desa Peron sangat penting bagi Kabupaten Kendal yang merupakan daerah resapan air.

“Dengan banyaknya pohon di Desa Peron ini yang notabene menjadi resapan air, maka sangat penting bagi masa depan Kabupaten Kendal akan ancaman banjir”, tutupnya.(rds)

  • Bagikan