Vaksinasi Nakes di Jateng Capai 70 persen

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo. (SIGIT AF/ LINGKAR JATENG)

SEMARANG – Vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes) di Jawa Tengah telah mencapai 70 persen. Ditargetkan, pada pertengahan Februari tahap vaksinasi nakes bakal selesai, dan langsung pada tahap vaksinasi pada pelayan publik.

“Untuk vaksinasi nakes sudah di atas 70 persen. Nanti pertengahan Februari selesai,” kata, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo saat ditemui usai rapat penanganan Covid-19 di Jawa Tengah, Senin (1/2).

Yuli mengatakan, pihaknya hanya akan memasang target sebanyak 85 persen pada vaksinasi nakes. Menurutnya, untuk memasang target sebanyak 100 persen itu tidak mungkin. Dikatakan, banyak dari nakes di Jateng yang tidak memenuhi syarat sebagai penerima vaksin. Ia menjelaskan, sejumlah nakes ada yang masih hamil, menyusui, dan memiliki komorbid.

“Yang memiliki komorbid dan sebagai penyintas Covid-19 saja ada sebanyak 15 persen. Makanya, capaian tertinggi yang kami targetkan hanya sebanyak 85 persen. Itu sudah sangat bagus,” tandasnya.

Setelah vaksinasi nakes ini, Yulianto mengatakan, untuk vaksinasi tahap selanjutnya adalah pelayanan publik dengan jumlah sasaran sekitar 2,3 juta. Pelaksanaan vaksinasi untuk pelayanan publik ditargetkan pada pertengahan Februari atau paling lambat minggu ketiga bulan Februari.

BACA JUGA:  Vaksin untuk Lansia Kurang

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, percepatan program vaksinasi memang terus ia dorong. Dari 50 daerah di Indonesia, 20 daerah berasal dari Jawa Tengah. Bahkan Jawa Tengah mencatatkan beberapa daerah yang terbaik nasional dalam program vaksinasi ini.

“Program vaksinasi berjalan sukses di Jateng, karena memang kami ingin melakukan percepatan. Dari 50 daerah terbaik, 20 nya berasal dari Jateng,” katanya.

Atas capaian itu, pihaknya memberikan penghargaan kepada lima kepala daerah yang terbaik di Jateng dalam pelaksanaan vaksinasi. Mereka yakni, Wali Kota Solo, Bupati Sragen, Bupati Batang, Bupati Boyolali dan Wali Kota Magelang.

“Solo mendapat predikat pertama dengan capaian vaksinasi 77,71 persen, disusul Sragen 77,03 persen, Batang 76,71 persen, Boyolali 76,35 persen dan Kota Magelang dengan capaian 74,84 persen,” jelasnya. (git/gih)

  • Bagikan