Pemkab Segera Bentuk Tim Pemelihara Tanggul

  • Bagikan
Tim BBWS Pemali Juana
TINJAU: Tim BBWS Pemali Juana saat meninjau lokasi banjir di Kudus beberapa waktu lalu. (SYAMSUL HADI / LINGKAR JATENG)

GUNA mencegah banjir tahunan yang disebabkan jebolnya tanggul, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan segera membentuk tim pemeliharaan tanggul. Tugasnya yakni memantau kondisi selama musim kemarau.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, H.M. Hartopo mengatakan, selain memantau kondisi, tim tersebut juga bakal ditugaskan untuk memastikan kesiapan tanggul dalam menampung air. Pemkab akan menggandeng pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar tergabung dalam tim pemeliharaan ini.

“Pemantauan yakni untuk melihat, apakah ada yang perlu diperbaiki atau tidak. Jika memerlukan perbaikan bisa dilakukan secara mandiri,” ucapnya di Kudus, belum lama ini.

Pihaknya juga akan mengupayakan pompa untuk mengatasi genangan yang berada di desa-desa yang berada di Kecamatan Jati. Pasalnya, kawasan tersebut memang area tadah air.

“Sebenarnya, Pemkab mengagendakan untuk penambahan pompa pada tahun ini guna mengatasi banjir yang ada,” terang orang nomor satu di Kudus itu.

Akan tetapi, lanjut Hartopo, refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 terjadi. Pompa penyedot air juga bernilai mahal. Pihaknya pun meminta bantuan ke provinsi. Namun, untuk saat ini dikatakan Pemprov belum bisa memberikan.

BACA JUGA:  Kamu Baru Menikah?, Ini Caranya Buat KK

Sebagai informasi, hanya dua pompa yang dimaksimalkan di kawasan tadah air. Yakni di Dukuh Gendok, Barisan, dan Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati. Untuk mengatasi banjir, pihaknya juga akan menegaskan pembuatan tempat serapan untuk bangunan yang akan berdiri di wilayah itu.

“Di daerah itu kan minim area resapan, sehingga prosesnya lama sekali,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak BBWS Pemali Juana sendiri meminta agar Pemkab bisa bekerja sama dalam penanganan banjir di daerahnya. Yakni dengan melakukan penganggaran normalisasi sungai.

“Jika ada kolaborasi dari Pemkab kami persilakan agar penanganan cepat selesai dilakukan. Sekaligus nantinya bisa mengurangi risiko bencana banjir yang kerap melanda,” imbuh Kepala Bidang Operasional SDA BBWS Pemali Juana, Dina Noviandriana saat meninjau lokasi banjir di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, beberapa waktu lalu. (sam/abu)

  • Bagikan