Kudus Zona Hijau, Hartopo: Tracing Tetap Wajib Diperkuat

  • Bagikan

KUDUS – Satgas penanganan Covid-19 Provinsi Jawa tengah menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 melalui video konferensi. Dalam acara tersebut, disampaikan bahwa Kabupaten Kudus telah menjadi zona hijau Covid-19. Meski demikian, Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Kudus H.M. Hartopo meminta tracing tetap diperkuat.

“PPKM mikro diperpanjang. Alhamdulillah untuk di Kudus ada sekian RT/RW untuk zonasi mikro, tidak ada yg zona merah, ada beberapa zona orange, kuning, namun dapat disimpulkan bahwa Kabupaten Kudus saat ini memasuki mayoritas zona hijau. Untuk itu, tracing harus diperkuat walaupun di zona hijau,” jelas Hartopo di Kudus, kemarin.

Sebagai informasi, vaksinasi tahap ke II mulai dilaksanakan. Agenda tersebut dijalankan di Jawa tengah saat ini mengambil sampel di 2 lokasi, yakni pasar Klewer Solo dan pasar Johar Semarang. Sedangkan untuk Kabupaten Kudus sendiri baru ada pengambilan vaksinasi untuk anggota TNI/Polri yang pelaksanaanya bisa Selasa (23/2) atau Rabu (24/2).

Indonesia sendiri telah memasuki Vaksinasi tahap I dari periode Januari-April 2021. Periode II akan dilakukan pada April-Maret 2022. Berdasarkan arahan Kemendagri Tito Karnavian, vaksinasi tahap II nantinya akan diprioritaskan Kepada TNI/Polri, ASN, Tenaga Kesehatan, dan Masyarakat.

BACA JUGA:  Terapkan Zonasi, 35 SMPN Kerepotan

Total vaksin yang didistribusikan ke Jateng 18 juta dosis vaksin produksi Bio Farma, ditambah 4,6 juta dosis vaksin produksi Astra Zeneca. Dengan demikian, jumlah vaksin yang diterima 22,6 juta dosis di Jawa tengah. Vaksin tersebut akan dikirim ke daerah yang paling tinggi angka kematiannya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta kepada para petugas agar selalu melakukan pemantauan dalam kegiatan masyarakat karena ada PPKM mikro. “Yang menjadi perhatian pada satgas Covid-19 untuk menekan persebaran covid di Provinsi Jawa tengah adalah selalu Sosialisasi, Edukasi, dan Operasi Yustisi. Dengan demikian diharapkan persebaran Covid di Jawa tengah dapat menurun,” ungkapnya.

Pemkab Kudus sendiri akan menjalankan instruksi yang disampaikan oleh Kemendagri dan Gubernur Jawa tengah. Pihaknya menilai jika pelaksanaan yang diterapkan di Kabupaten Kudus telah sesuai aturan dan prosedur yang berlaku. Terbukti, angka kematian akibat Covid-19 menurun beberapa waktu ini.

“Kami dari Pemkab Kudus akan menindaklanjuti arahan dari Kemendagri dan Gubernur Jawa tengah tentang aturan pencegahan Covid-19, Oleh karenanya sinergi bersama antara TNI/Polri, Tenaga Kesehatan dan pihak terkait dibutuhkan,” pungkas Hartopo. (hms/abu)

  • Bagikan