Klaim masih Jadi Ketua KONI Kudus

  • Bagikan
Antoni Alfin
TERANGKAN: Antoni Alfin, yang mengklaim masih menjadi Ketua KONI Kudus sah dan masih bekerja seperti biasanya. (SYAMSUL HADI / LINGKAR JATENG)

KUDUS – Persoalan dualisme kepemimpinan di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus masih berlanjut. Pasca digulingkan, Antoni Alfin menegaskan dirinya masih menjadi Ketua Umum yang sah. Hal ini sebagai bentuk jawaban dari pertanyaan setelah digelarnya Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorablub) oleh Forum Pengkab Kudus di Hotel Kenari (20/2) lalu.

Pihaknya mengatakan, masih tetap berkantor di KONI Kudus dan bekerja seperti biasanya. Karena pihaknya yang memegang surat keputusan kepemimpinan dari KONI Jawa Tengah.

“Kepengurusan keorganisasian KONI Kudus akan saya laksanakan reshuflle dan akan merancang ulang struktur personalia kepengurusan di organisasi. Pasca adanya agenda itu, kami akan sampaikan surat teguran dan peringatan kepada Pengkab yang ikut dalam Musorkablub,” ucap Antoni Alfin.

Ia menjelaskan, patokan tetap pada SK Kepemimpinan yang masih berada di tangannya. Sebagai ketua yang sah, dirinya pun menegaskan mempunyai kewenangan untuk melakukan hal tersebut.

“Bukan berarti apa yang saat ini kami lakukan ngotot mempertahankan jabatan. Tapi kami mengedukasikan bagaimana untuk menaati aturan organisasi yang berlaku,” jelasnya.

BACA JUGA:  Minim Angggaran, Kudus Pasang Target Realistis di Porprov 2020

Antoni mengaku tidak menjadi persoalan bagi dirinya jika kalah dalam berkompetisi. Akan tetapi harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku, tidak seenaknya dengan mengambil beberapa poin saja.

Adapun soal komunikasi dengan KONI Jawa Tengah, Antoni tidak banyak berkomentar. Menurutnya ada beberapa hal yang dipastikan untuk membuktikan kepengurusannya masih sah, serta langkah yang hendak dilaksanakannya ditutupi olehnya.

“Nanti kami pasti akan melakukan langkah-langkah. Kondisi seperti ini malah mengganggu persiapan Pra Porprov Jateng, mengganggu pada pembinaan atlet. Namun kami juga terbantu, lantaran penyelenggaraan Porprov di Kabupaten Pati Raya,” imbuhnya. (sam/fat)

  • Bagikan