Tangani Banjir, Rencanakan Pembebasan 40 Hektare Lahan

  • Bagikan
Bupati Terpilih Fadia Arafiq
DAERAH TERDAMPAK: Bupati Terpilih Fadia Arafiq bersama Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Batang Bambang Irianto meninjau daerah yang terdampak banjir di Kecamatan Tirto dan Wonokerto, kemarin. (HUMAS / LINGKAR JATENG)

LINGKARJATENG.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan berencana untuk membuat sistem folder di Mulyorejo Kecamatan Tirto untuk menangani banjir pada tahun 2022 mendatang. Untuk mewujukan rencana tersebut, pemerintah setempat berencana untuk melakukan pembebasan lahan seluas 40 hektare di daerah tersebut.

“Nanti disini mau dibuat pintu tanggul dan pompa,” ujar Bupati Terpilih Fadia Arafiq saat meninjau lokasi yang terdampak banjir di Kecamatan Tirto dan Wonokerto, kemarin.

Maka dari itu, Fadia berpesan kepada masyarakat setempat untuk sedikit bersabar dengan upaya yang dilakukan. Ia berharap agar kedepannya banjir tidak lagi menghantui daerah tersebut.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Batang Bambang Irianto menyampaikan, melakukan evaluasi terhadap sistem pengendalian rob dan banjir di dua kecamatan tersebut. Menurutnya, untuk mempercepat penyurutan air, pihaknya telah memasang pompa di berbagai lokasi.

“Untuk Wonokerto, kemarin dalam rangka percepatan juga kita pasang pompa-pompa portabel di Tratebang ada tiga. Kemudian di Pecakaran ada tiga, di Mrican sendiri kita tambah satu pompa, Pesanggrahan kita pasang pompa, kemudian di Tirto juga kita pasang pompa,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemerintah Jamin Tidak Ada Penggusuran Rumah di KIT Batang

Menurutnya, total ada 11 pompa yang telah terpasang dengan pengadaan sendiri . Sementara satu pompa berasal dari bantuan DPU Provinsi, dan bantuan tahun kemarin ada dua pompa. Lalu, untuk tahun depan, pihaknya akan fokus untuk kawal terus penyempurnaan tanggul, termasuk pembuatan tiga pintu di sungai Mrican, pintu kleb dan tambahan rumah pompa.

“Jadi ada 15 kita pasang disamping pompa-pompa yang ada di desa,” katanya.(hms/akh)

  • Bagikan