Terkendala Pandemi, Atlet Latihan Mandiri

  • Bagikan
atlet panjat tebing
GENJOT PERFORMA: Sejumlah atlet panjat tebing sedang melakukan latihan secara mandiri untuk memenuhi target sebagai cabang olahraga yang diunggulkan pada PORPROV Jawa Tengah XVI 2022. (ISTIMEWA / LINGKAR JATENG)

PEMALANG – Meski berada dalam keterbatasan, 250 atlet Kabupaten Pemalang yang terpilih untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XVI 2022 terus meningkatkan performa agar mendapatkan hasil sesuai target. Kontingen Pemalang menargetkan hasil maksimal pada cabang olahraga (cabor) yang diunggulkan seperti pencak silat, taekwondo, karate dan panjat tebing.

Bidang Pembinaan Prestasi, Koordinator Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pemalang Tri Sundoro menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan atlet untuk mengikuti pra kualifikasi di akhir tahun . Untuk itu, pihaknya terus memantau perkembangan dari atlet yang sudah terpilih.

“Sudah terjaring 250 atlit dari berbagai cabang olahraga dan mungkin masih bisa bertambah atau berkurang menyesuaikan dengan kemampuan para atlit apakah siap untuk mengiuti PORPROV,” jelasnya, kemarin.

Lebih lanjut, Tri menargetkan ada perbaikan peringkat pada ajang olahraga tersebut dibandingkan gelaran pada tahun 2018 yang berada di peringkat tiga dari bawah. Maka dari itu, harapannya pada ajang yang diselenggarakan tahun 2022, Pemalang mampu bertengger di peringkat 24 sampai 20.

BACA JUGA:  KPU Kota Semarang Siap Adakan Pilkada 2020 di Tengah Pandemi

Meski begitu, ia menjelaskan proses pelatihan yang dilakukan oleh para atlet terkendala pandemi Covid-19. Sehingga, olahragawan yang terpilih melakukan pelatihan secara mandiri atau menggelar latihan khusus bersama tim pelatih masing-masing.

“Untuk itu kami memberikan pelatihan khusus selama 10 sampai 12 bulan yang beberapa diantaranya dilakukan secara mandiri,” tegasnya.

Seperti yang diketahui, PORPROV Jawa Tengah XVI yang akan berlangsung pada tahun 2022 akan digelar di Pati Raya yang meliputi Jepara, Kudus, Pati, Rembang, Blora dan Grobogan. Kompetisi multi cabor ini diikuti oleh 29 kabupaten dan enam kota se-Jawa Tengah.(cr8/akh)

  • Bagikan