Tetap Optimis Meski Regulasi Berubah

  • Bagikan
atlet Kabupaten Pemalang
SEMANGAT: Sejumlah atlet Kabupaten Pemalang sedang berlatih untuk memompa fisik agar mendapatkan hasil maksimal saat berlaga. (UFAN FAUDHIL / LINGKAR JATENG)

PEMALANG – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pemalang kecewa dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah Jawa Tengah (Popda Jateng) karena tidak sesuai dengan program yang disusun. Meski begitu, pihaknya optimis kontingen Pemalang dapat berbicara banyak pada kompetisi multi cabang olahraga (cabor) April mendatang.

Kepala Seksi Olahraga Disparpora Pemalang Kristanto mengaku senang Popda digelar pada tahun ini. Namun demikian ada sedikit kekecewaan dalam kontestasi perlombaan itu kali ini.

“Banyak pertandingan yang tidak sesuai rencana seperti silat yang dilakukan secara virtual, gulat juga tidak ada, kemudian juga tidak ada,” katanya, Rabu (3/3).

Kristanto menyayangkan beberapa cabor ditiadakan dan dilakukan secara virtual. Hal ini disebabkan pihaknya sudah sangat siap dan banyak pelatih yang mengatakan atlet sudah matang dan siap untuk berkontestasi. Sistem virtual menjadi hal yang baru, untuk itu pihaknya tidak bisa memastikan sejauh prestasi yang didapatkan para atlet.

“Mengingat ini masa pandemi, dan dengan keputusan Gubernur juga menganjurkan untuk virtual ya kita mau gimana lagi. Tapi kita tetap optimis,” jelasnya.

BACA JUGA:  Ganjar Minta Peserta Ijtima Ulama segera Lapor dan Periksa Kesehatan

Menanggapi hal itu, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo berharap olahragawan yang berlaga pada ajang itu mampu mendapat hasil yang maksimal. Dengan atlet yang dimiliki, ia yakin Pemalang mampu meraih prestasi untuk menjadi Pemalang lebih baik.

“Bukan hanya sekedar talenta, tapi pembinaan dan persiapan juga harus dimatangkan, tentunya kita tetap optimis,” harapnya.(cr1/akh)

  • Bagikan