Hartopo Sebut Pemantauan Kasus Covid-19 di Tingkat RT Lebih Efektif

  • Bagikan
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kudus H.M. Hartopo
EFEKTIF: Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Kudus Hartopo menganggap peran RT dalam melakukan pemantauan dan pendataan warga terpapar Covid-19 baik. (HUMAS / LINGKAR JATENG)

KUDUS – Telah lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 masih ke Indonesia. Sejak saat itu pemeritah mulai dari pusat hingga level terbawah RT sudah melakukan berbagai upaya guna meminimalisir dan memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

Tak terkecuali di Kabupaten Kudus. Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Kudus Hartopo, melalui pemantauan yang dilakukan pada tingkat RT pihaknya meminta agar warga yang terpapar bisa di data. Dengan pengawasan tersebut dinilai lebih efektif dalam tracing warga yang terpapar Covid-19.

Dengan cara seperti itu, Ketua RT dapat berkoordinasi dengan Ketua RW dan kepala desa yang nantinya diteruskan ke puskesmas setempat. Mekanisme tersebut memudahkan tenaga medis untuk mengetahui lebih cepat dan menangani dengan tepat.

“Kami minta bapak Ketua RT untuk memantau warganya yang terpapar Covid-19. Setelah itu, dikoordinasikan dengan pemangku kepentingan hingga tingkat desa dan puskesmas. Sehingga tracing pasien dapat dilakukan dengan mudah,” ucapnya.

Mekanisme dan cara seperti itu terbukti efektif dilakukan di Kabupaten Kudus. Terbukti, saat ini tidak ada wilayah RT di Kudus yang masuk zona merah. Kebanyakan wilayah di Kota Kretek saat ini masuk di zona oranye, kuning, dan hijau.

BACA JUGA:  Gelar Apel Kasatwil, Kapolri Berikan Arahan Tegas Keseluruh Jajaran

Hartopo menjelaskan, untuk wilayah zona kuning berarti daerah tersebut memiliki kasus Covid-19 sebanyak satu sampai dengan 5 kasus. Kemudian untuk wilayah RT yang mempunyai 6 sampai dengan 10 kasus Covid-19 masuk zona oranye. Selebihnya, wilayah tersebut masuk zona merah.

Sementara itu sampai saat ini Kabupaten Kudus dikategorikan zona oranye. Hartopo menegaskan masyarakat harus tetap ketat menjalankan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah wilayah RT di Kabupaten Kudus tidak ada yang masuk di zona merah. Kebanyakan masuk zona oranye, kuning, dan hijau. Karena itu, mari tetap jalankan protokol kesehatan,” tegasnya.

Meski tidak ada zona merah, Plt Bupati Kudus itu meminta masyarakat bersiap dan tetap menjalankan protokol kesehatan dimanapun berada. Hartopo juga berpesan setelah divaksinpun, masyarakat tidak boleh lengah menerapkan protokol kesehatan.

“Meskipun sudah divaksin tetap harus menjalankan protokol kesehatan. Karena vaksinasi itu tujuannya untuk meningkatkan sistem imun,” paparnya. (hms/fat)

  • Bagikan