Empat Sekolah di Pemalang Jadi Sasaran Uji Coba PTM

  • Bagikan
petugas kebersihan sekolah
RAPIKAN PEKARANGAN: Seorang petugas kebersihan sekolah melakukan perawatan lapangan dengan memotong rumput untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM), kemarin. (UFAN FAUDHIL / LINGKAR JATENG)

PEMALANG – Empat sekolah di Kabupaten Pemalang menjadi sasaran uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) oleh Dinas Pendidikan Jawa Tengah (Disdik Jateng) pada 5 April mendatang. Sekolah yang mengikuti program tersebut adalah MAN Pemalang, SMK N 1 Pemalang, SMK Muhammadiyah 1 Pemalang dan SMP N 1 Bodeh.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN Pemalang Sri Purwaningsih mengatakan pihaknya telah mempersiapkan pelaksanaan PTM sejak lama, namun baru sekarang memperoleh kesempatan untuk menjalankan sistem tersebut. MAN Pemalang juga sudah membuat sebuah video simulasi bagaimana nantinya jika PTM dijalankan.

“Kami sudah mempesiapkan semuanya dari awal pandemi tapi ya pemerintah baru memperbolehkan PTM mulai April mendatang. Jadi ya untuk fasilitas kami sudah siap dari disenfektan di gerbang depan, termogun, juga penempatan handsanitizer disetiap kelas dan tempat cuci tangan,” katanya kemarin.

Ia menuturkan, pembuatan jadwal untuk PTM sudah dibuat sejak tahun lalu, dengan jam pertama dibuka dengan tadarus quran dan dilanjutkan dengan mata pelajaran serta siswa yang berangkat digilir dengan sistem ganjil genap. Namun untuk penerapan PTM nanti pihaknya masih konsultasi kepada para orang tua, guru dan disdik provinsi.

BACA JUGA:  Perusahaan Swasta dan BUMD Kompak Beri Bantuan

Ia merasa bersyukur karena siswa sudah diperbolehkan untuk masuk karena siswa sudah banyak yang mengeluh ingin segera masuk sekolah kembali. Namun, ia tetap mengingatkan kepada para siswa agar menjalankan PTM nanti sesuai dengan protokol kesehatan serta disarankan untuk membawa bekal ke sekolah.

“Saya harap semuanya tetap menjaga protokol kesehatan dan para siswa disarankan untuk membawa bekal karena tidak diijinkan untuk berjualan untuk kantin sekolah. Semoga pada prakteknya nanti sesuai dan tidak ada kendala,” imbuhnya.

Siswa kelas XII MAN Pemalang Dwi Rahma Atiqilah Rizki mengingatkan untuk para teman-teman, adik dan kakak kelas agar dalam melaksanakan PTM nanti harus mengikuti protokol kesehatan. Rahma tidak ingin tatap muka nanti gagal berlanjut karena kelalaian para siswa untuk menjaga protokol kesehatan, karena ia sudah sangat jenuh dengan pembelajaran daring.

“Kita semua sudah jenuh dengan daring, saya juga ingin bisa berangkat ke sekolah karena pas tahun lalu saya hanya berangkat sekitar setengah semester dan dilanjutkan daring sampai sekarang. Jadi jangan sampai kelalaian bisa menjadikan PTM kali ini tidak dilanjutkan,” jelasnya.(cr8/akh)

  • Bagikan