Belum Miliki Persiapan, Kudus Hanya Ikut 5 Cabor

  • Bagikan
Kasi POPR Disdikpora Kudus Widhoro Heriyanto
TUNJUKKAN: Kasi POPR Disdikpora Kudus Widhoro Heriyanto saat menujukkan data atlet yang akan dipertandingkan di Popda Jateng 2021 secara virtual. (SYAMSUL HADI / LINGKAR JATENG)

KUDUS – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2021 yang dilaksanakan secara virtual dan non virtual, Kabupaten Kudus hanya mengikuti lima cabang olahraga (Cabor). Pasalnya cabor-cabor yang ada di Kota Kretek belum memiliki persiapan maksimal.

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan dan Pemberdayaan Olahraga (POPR) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Widhoro Heriyanto mengatakan, dalam pertandingan virtual ada depalan cabor. Yakni cabor senam, taekwondo, pencak silat, judo, kempo, karate, tarung drajat, dan wushu.

“Kudus sendiri hanya mengirim lima cabor, pencak silat, taekwondo, kempo, karate, dan wushu. Untuk senam, tarung derajat, dan judo tidak mengirim. Karena situasi masih pandemi covid-19 ini, jadi persiapan belum matang,” ucapnya, Selasa (30/3).

Adapun para pelajar di Kabupaten Kudus yang diterjunkan sebanyak 29 atlet. Rinciannya, enam atlet karate, delapan atlet pencak silat, enam atlet kempo, dua atlet taekwondo, dan tujuh atlet wushu. Keselurahan cabang tersebut akan dipertandingkan di nomor seni, sebab dalam virtual tidak terdapat nomor tanding.

BACA JUGA:  Disdik Gelar Sosialisasi, Perkecil Kesalahan Penulisan Ijazah

Data para atlet itu pun sudah diserahkannya ke Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, pada Kamis (25/3) lalu. Untuk technical meeting tiap-tiap cabor digelar pada Rabu (31/3). Adapun Popda Jateng yang non virtual akan dilaksanakan September 2021 mendatang.

Widhoro menambahkan, tidak membebani para atlet dengan target yang harus dicapai. Lantaran, Popda secara virtual perdana dilaksanakan di tahun ini. Hanya saja dirinya menekankan para atlet harus bermain dengan semaksimal mungkin.

“Kan ini dilaksanakan pertama kali ini, saya tidak mau membebani atlet untuk target. Sebenarnya Kudus itu potensi nya di cabor pencak silat nomor tanding, tapi kalua tanding tidak diperbolehkan karena bersentuhan langsung,” pungkasnya. (sam/fat)

  • Bagikan