Pemerintah Dorong Eksistensi PAUD Al-Qur’an

  • Bagikan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen
TERJUN: Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meletakkan batu pertama pembangunan PAUD Al Qur'an Fadlulloh, belum lama ini (4/4). (HUMAS / LINGKAR JATENG)

WONOSOBO – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Qur’an, saat ini menjadi lembaga pendidikan formal. Hal ini sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengaku senang dengan keputusan pemerintah yang mengubah bentuk Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ), yang semula informal menjadi formal. Keberadaan PAUD berbasis pendidikan Al-Quran ini diharapkan dapat meningkatkan layanan pendidikan.

“Saya senang dengan keputusan pemerintah pusat bahwa pendidikan keagamaan, berbasis kitab suci Al Qur’an diharuskan untuk memiliki pendidikan formal,” tutur Taj Yasin, belum lama ini.

Di Jawa Tengah, Yayasan An Nuur Kalierang ditunjuk oleh Kementerian Agama RI, untuk menyelenggarakan PAUD Al Qur’an. Untuk melaksanakan penunjukan tersebut, pihak yayasan menyelenggarakan peletakan batu pertama pembangunan PAUD Al Qur’an Fadlulloh, belum lama ini (4/4).

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Taj Yasin Maimoen, yang kemudian diikuti Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho dan Kepala Desa Kalierang.

Taj Yasin berpendapat, PAUD berbasis Al-Qur’an perlu didorong keberadaannya. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap membantu apabila ada hal-hal yang bisa disinergikan.

BACA JUGA:  Profesionalisme Guru di Masa Pandemi

Sementara itu, KH Ahmad Zubaidi dari Yayasan An Nuur Kalierang mengatakan, ia berharap PAUD Al-Qur’an akan mampu mencetak lebih banyak kader dan generasi qur’ani.

“Dalam Undang-Undang Pesantren, di dalamnya ada Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ). LPQ itu tadinya belum ada pendidikan formalnya. Mulai tahun ini ada pendidikan formalnya, yang dinamakan PAUD Al-Qur’an. (Di Jateng) yang di-launching tingkat nasional (adalah) Pondok Pesantren An Nuur,” jelasnya. (hms/gih)

  • Bagikan