DPRD Kudus Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2020

  • Bagikan
DPRD Kudus
GELAR: Rapat Paripurna yang digelar DPRD Kudus di Gedung DPRD Kudus (7/4). (SYAMSUL HADI/LINGKARJATENG.COM)

Gema DPRD Kabupaten Kudus

KUDUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, gelar Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2020 di Gedung DPRD Kudus (7/4). Rapat tersebut diadakan guna untuk penyampaian LKPJ, yang disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo.

Sidang paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kudus Masan. Dihadiri 24 anggota dewan dari total 45 anggota dewan yang ada di DPRD Kudus, sekaligus unsur Forkopimda, dan tamu undangan terkait.

Ketua DPRD Kabupaten Kudus Masan mengatakan, sidang digelar sesuai jadwal dari Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kudus. Serta tata tertib yang berlaku sudah dilakukan sesuai aturan yang ada, sehingga rapat paripurna sudah resmi dan sah.

“Berdasarkan pada ketentuan pasal 19 dan 20 Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Di situ menyebutkan bahwa kepala daerah menyampaikan LKPJ ke DPRD dalam rapat paripurna yang dilakukan satu kali dalam satu tahun,” ucapnya ketika membuka sidang (7/4).

BACA JUGA:  DPRD Usulkan Hartopo Jadi Bupati lewat Sidang Paripurna

 

DPRD Kudus
GELAR: Rapat Paripurna yang digelar DPRD Kudus di Gedung DPRD Kudus (7/4). (SYAMSUL HADI/LINGKARJATENG.COM)

Sebelum penyampaian LKPJ tahun anggaran 2020, Plt. Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan keprihatinan bersama terkait situasi dan kondisi saat ini dalam menghadapi pandemi covid-19. Berbagai tindakan dan imbauan telah dilakukan semua pihak untuk mengupayakan agar penyebaran virus tidak semakin marak kembali.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan. Karena selama ini mereka berada di gugus terdepan dalam menghadapi pandemi covid-19 ini. Mudah-mudahan selalu diberi kesehatan dan ketangguhan,” terangnya.

Pada anggaran APBD 2020, pendapatan daerah Pemkab Kudus ditargetkan sebesar Rp 1.967 triliun. Akan tetapi pada akhir tahun 2020 lalu, terealisasi sebesar Rp 2.015 triliun. “Bisa melampaui target sebesar 102,44 persen pendapatannya,” ujarnya.

Dalam penyampaian LKPJ yang disampaikan langsung oleh Plt. Bupati Kudus HM Hartopo, berakhir dengan persetujuan dari seluruh anggota dewan yang hadir. Selanjutnya, akan diserahkan kepada Komisi DPRD Kudus masing-masing sesuai bidangnya, untuk merapatkan kembali mengenai penyampaian tersebut.(sam)

  • Bagikan