Tujuh Produk UMKM Mulai Dipasarkan ke Minimarket

  • Bagikan
PASARKAN: Acara pengenalan produk UMKM di salah satu minimarket di Kabupateng Rembang. (SHOFWAN ZA’IM / LINGKAR JATENG)

REMBANG – Sebanyak 7 Produk Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Rembang mulai memasarkan produk mereka di minimarket ternama. Dipasarkannya produk UMKM ini merupakan sejarah bagi Pemkab Rembang.

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz mengatakan kini kualitas produk UMKM bisa bersaing dengan produk dari pabrikan. Sebagian besar produk itu merupakan olahan dari hasil laut, seperti rengginang cumi, amplang ikan tengiri, dan kerupuk ikan serta kue kering suklat.

“Mimpi saya sudah terpenuhi, bagaimana UMKM yang ada di Rembang ini dipasarkan melalui pasar modern. Alhamdulliah, ini sejarah bagi Pemkab Rembang. Dengan pembinaan UMKM selama ini sudah kelihatan ada hasil berupa peningkatan produk sekaligus peningkatan penjualan,” bebernya.

Hafids juga berpesan agar kualitas dan kuantitas produk UMKM yang sudah masuk pasar modern dijaga. Sehingga produk yang mereka yang bereka hasilkan tersebut bisa menembus pasar yang lebih luas lagi.

Sementara itu, Veronica Gratiawati selaku pihak minimarket menyebutkan dari 24 contoh produk UMKM Rembang, yang dinyatakan memenuhi 6 syarat hanya 7 produk. Sisanya masih menunggu pemenuhan syarat.

Syarat-syarat tersebut antara lain produk sudah terdaftar di Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Dinindakop), memiliki sertifikat halal. Kemudian mencantumkan tanggal kadaluarsa, Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), ada komposisi, dan uji kemasan.

BACA JUGA:  Jateng Siapkan Rp 418,8 M untuk Bantuan Masyarakat

“Mungkin saat ini baru ada 7 pruduk, namun kami sangat terbuka jika ada tambahan dari produk UMKM untuk bisa masuk. Sehingga ada beragam jenis produk UMKM yang dapat di jual disini,” jelasnya.

Sementara itu pelaku UMKM dari Desa Magersari, Kecamatan Rembang, Jumasri mengaku sangat senang sekali produk amplang ikan tengirinya masuk di pasar moderen. Menurutnya melalui toko modern itu produknya bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas kedepannya.

Dirinya pun mengaku siap memenuhi permintaan pasar. Untuk permintaan awal dirinya mensuplai sedikitnya 180 bungkus amplang ikan tengiri untuk di sebar di 30 outlet minimarket yang ada di Rembang.

“Permintaan awal 180 bungkus untuk 30 outlet yang ada di Kabupaten Rembang. Masing-masing outlet dibagi 6 bungkus. Belum ada satu bulan tadi malam sudah minta kiriman lagi 150 bungkus untuk 9 outlet di Kecamatan Rembang,” pungkasnya. (cr6/fat)

  • Bagikan