Alokasi Gas Tiga Kilogram Ditambah Lima Persen

  • Bagikan
Kasi Fasilitasi Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Teddy Hermawan
Kasi Fasilitasi Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Teddy Hermawan. (SYAMSUL HADI / LINGKAR JATENG)

KUDUS – Pada Ramadan tahun ini, alokasi gas elpiji bersubsidi tiga kilogram di Kabupaten Kudus ditambah lima persen dari banyaknya barang perbulan. Penambahan tersebut jika di total sekitar berjumlah 40 ribu tabung.

Kepala Seksi (Kasi) Fasilitasi Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Teddy Hermawan mengatakan, gas melon tiga kilogram di Kota Kretek per bulannya mendapatkan 750 ribu tabung. Penambahan sekitar lima persen tersebut, fakultatif (tidak diwajibkan).

“Pada Mei dan Juni 2021 kurang lebih tambahan gas elpiji tiga kilogram di Kudus dari 750 tabung menjadi 800 tabung. Itu dikarenakan menanggulangi lonjakan penggunaan pada saat puasa dan lebaran ini,” ucapnya, kemarin.

Alokasi gas elpiji bersubsidi tiga kilogram di 2021 ini, lanjutnya, totalnya mencapai sebanyak 9,3 juta tabung. Jumlah tersebut, diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan selama tahun ini.

“Setiap pangkalan sampai saat ini masih mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Sehingga hingga sekarang belum mendapatkan laporan kendala. Tapi jika ada peningkatan permintaan dan stok di lokasi berkurang, kami siap koordinasi dengan Pertamina untuk penambahan stok,” tuturnya.

BACA JUGA:  Cengkir Manis, Alternatif Destinasi Wisata di Kudus

Pihaknya menambahkan, masyarakat tidak perlu menimbun gas elpiji tiga kilogram untuk stok. Selain itu, masyarakat diimbau agar tak panik, karena belum ada lonjakan secara signifikan sampai saat ini.

“Kondisinya masih aman dan dirasa cukup. Permintaan sampai saat ini masih normal. Diharapkan jangan menimbun atau membeli gas elpiji bersubsidi tiga kilogram berlebihan atau untuk stok,” imbuhnya. (sam/fat)

  • Bagikan