Lapas Fasilitasi Napi Pesantren Kilat

  • Bagikan
Pesantren Kilat Ramadhan di Lapas Kelas 1 Semarang
NGAJI: Suasana Pesantren Kilat Ramadhan di Lapas Kelas 1 Semarang, belum lama ini. (NANANG / LINGKAR JATENG)

SEMARANG – Memasuki bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang memperbanyak kegiatan yang bernuansa ibadah. Salah satu kegiatan yang dicanangkan adalah Pesantren Kilat yang dikhususkan untuk warga binaan yang ada.  Tidak kurang dari 50 narapidana terlihat mengikuti agenda tersebut tanpa paksaan.

Kepala Lapas Semarang Supriyanto mengapresiasi seluruh peserta Pesantren Kilat yang dengan tulus hati mengikuti kegiatan itu. Bermacam-macam program pembinaan kerohanian telah dicanangkan oleh lapas, sehingga warga binaan bisa fokus untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadan ini.

Ia berpesan dalam pelaksanaan kegiatan ini untuk tetap selalu memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 dan tetap berkomitmen teguh untuk selalu bersih dari narkoba.

“Warga binaan yang sebelumnya tidak bisa mengaji dengan mengikuti pesantren kilat ini pasti bisa mengaji walau ditempuh dengan sangat singkat dua minggu ke depan,” ungkapnya, belum lama ini.

Ketua takmir Masjid At-Taubah Lapas Semarang, Ikmal Jaya menyampaikan, Ramadan tahun ini adalah Ramadan yang luar biasa karena kegiatan masih dalam situasi pandemi Covid-19. “Banyak kegiatan yang dilakukan di sini, mulai giat Shalat Dhuha, bimbingan rohani Islam, Shalat Zuhur, Asar , Magrib , Isya, kajian tafsir, kajian tematik, buka puasa bersama, pesantren Ramadan, Shalat Tarawih dan tadarus quran,” jelas Ikmal.

BACA JUGA:  Lebihi Kapasitas, 58 Napi Dipindahkan

Harno (64) salah satu napi kasus pembunuhan, merasa senang bisa ikut pesantren Ramadan. “Ibadah saya bisa lebih baik dan ilmu agama juga menjadi lebih baik,” ungkapnya senang. Dalam kegiatan tersebut juga diadakan sesi pemberian kartu tanda peserta dan buku materi secara simbolis kepada peserta Pesantren Kilat. (cr2/git)

  • Bagikan