BPUM bagi UMKM Dibuka Kembali

  • Bagikan
Disnaker Perinkop UKM
BANTUAN: Para pelaku UMKM saat menerima BPUM di Disnaker Perinkop UKM pada 2020 lalu. (SYAMSUL HADI / LINGKAR JATENG)

KUDUS – Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) pada 2021 di Kabupaten Kudus dibuka kembali. Nantinya, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang lolos akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,2 juta.

Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UKM Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop UKM) Kudus Rofiq Fachri membenarkan jika program BPUM kembali dibuka. Pendaftaran kuartal pertama dimulai sejak Senin (12/4) hingga Kamis (22/4).

“Iya ini sudah mulai dibuka kembali sejak Senin (12/4). Bagi pelaku UMKM yang terdampak akibat pandemi dan ingin mendaftar, dipersilahkan untuk mendaftar secara online,” ucapnya saat dikonfirmasi, kemarin.

Terpisah, Kasi Pengembangan SDM dan Teknologi UKM Disnaker Perinkop UKM Bakti Tataryo mengatakan, bagi UMKM yang belum pernah mendaftar BPUM di 2020 lalu bisa mencoba mendaftar secara online. Begitu juga bagi UMKM yang sudah pernah mendapatkan BPUM pada 2020 lalu, tak menutup kemungkinan bisa mendaftar kembali di tahun ini.

Adapun syaratnya yakni WNI yang memiliki KTP elektronik dan berdomisili di Kudus, memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan NIB, SKU dari Kepala Desa atau Lurah. Selanjutnya, bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI atau Polri, pegawai BUMN atau BUMD. Lalu tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

BACA JUGA:  Ngantor di Desa, Plt. Bupati Kudus Pastikan Layanan Berkualitas

“Pada kuartal pertama dari (12/4) hingga (22/4), dan untuk kuartal selanjutnya mengikuti keterangan dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM),” terangnya.

Diketahui program BPUM pada tahun ini mengalami penurunan besaran nilai yang diberikan, yakni dari Rp 2,4 juta menjadi Rp 1,2 juta. Hal itu sesuai dengan informasi dari Kemenkop UKM dan pengumuman yang dikeluarkan ileh Disnaker Perinkop UKM Kudus. (sam/fat)

  • Bagikan