Pengalaman Sulit Lahirkan Etos Kerja yang Kuat

  • Bagikan
Hasnin Riffiani, Kepala SD Negeri 3 Pulosari
Hasnin Riffiani, Kepala SD Negeri 3 Pulosari. (AFIFUDIN / LINGKAR JATENG)

PEMALANGPerjalanan hidup yang sulit terkadang mampu menempa seseorang untuk memiliki karak ter yang kuat saat menginjak usia dewasa. Hal ini lah yang dialami oleh Hasnin Riffiani, perempuan yang saat ini menjabat sebagai Kepala SD Negeri 3 Pulosari mempunyai perjalanan panjang dan berat yang berbuah manis menjadi prestasi.

Lahir pada tanggal 28 Maret 1971 di Banjarnegara, Hasnin merupakan anak ketiga dari sebelas bersaudara. Memiliki ibu yang berprofesi sebagai pedagang di pasar dan bapak sebagai pegawai kantor urusan agama (KUA), tak menghalanginya untuk menuntaskan pendidikan. Hal ini justru berhasil membuatnya memiliki etos kerja yang baik.

“Dengan keadaan tersebut, orang tua saya membiayai kesebelasan anaknya supaya bisa berpendidikan minimal setingkat SMA bahkan sampai S2,” katanya.

Melihat orang tuanya yang kesulitan, tak jarang ia membantu meringankan kerja sang ibu untuk berdagang. Pengalaman berharga ini yang membuatnya secara tidak sadar memacu semangat dan memunculkan sikap tanggung jawab yang besar dalam setiap pekerjaan.

Hasnin pertama kali diangkat sebagai kepala sekolah pada tahun 2013 di SDN 02 Penakir hingga tahun 2017. Kemudian ia dipindahkan ke SD 01 Gunungsari selama kurang lebih dua tahun. Lalu, pada tahun 2019, ia diamanatkan untuk memimpin SD Negeri 03 Pulosari hingga saat ini.

BACA JUGA:  Wihaji: Pahlawan Masa Kini, Berempati Terhadap Sesama

Selama berkarir, Hasnin selalu berprinsip untuk memberikan yang terbaik dan pantang untuk menyerah sebelum mencapai visi yang diimpikan. Hal itu ia buktikan dengan diraihnya SPMI Award dari LPMP Jawa tengah pada tahun 2019 serta menjadi sekolah Terbaik Adiwiyata.

Meski begitu, ia meyakinin prestasi yang diraihnya tersebut berasal dari Kerjasama berbagai pihak seperti guru, komite, stakeholder dimana ia bekerja. Prinsip keterbukaan dan kerjasama selalu saya kedepankan dimanapun saya bekerja.

“Dengan diraihnya penghargaan tersebut, maka kami akan terus berbenah untuk mengikuti Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa tengah tahun depan,” imbuhnya.(cr1/akh)

  • Bagikan